Untuk menyehatkan tarif datanya, hal itu telah dilakukan Tri melalui paket Always On sebesar 30 GB selama setahun yang dibanderol sekitar Rp 300 ribu.
"Kami sudah tak mau jual murah. Kita tak bisa selamanya jual dibawah harga ekonomis. Harga harus realistis," tegas Muhammad Danny Buldansyah, Wakil Direktur Utama Tri di Lotte Avenue, Jakarta, Rabu (30/3/2016).
Β
Ditambahkannya, langkah lain dalam menyehatkan operasional adalah mencari pelanggan berkualitas dan memperpendek masa aktif.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sekadar informasi, aksi mencari pelanggan berkualitas sudah dilakukan XL Axiata pada tahun lalu dimana berujung kehilangan puluhan juta pelanggan.
Dampaknya memang positif di sisi average revenue per user (ARPU), tetapi pahit dalam penguasaan pasar. Hal itu bisa dilihat dari jumlah pelanggan yang tadinya tembus 60 juta, kini hanya tersisa 41,9 juta pelanggan.
Alhasil, XL harus puas berada di posisi nomor empat, di bawah Telkomsel dengan 152,641 juta pelanggan, disusul Indosat 69,7 juta pelanggan, dan tentunya Tri dengan 55,5 juta pelanggan. (rou/fyk)