Kategori Berita
Daerah
Layanan
Detik Network
detikInet
Smartfren Jajaki Kemungkinan Network Sharing

Smartfren Jajaki Kemungkinan Network Sharing


Muhammad Alif Goenawan - detikInet

Foto: Agung Pambudhy
Jakarta - Seperti halnya sejumlah operator telekomunikasi di Indonesia lainnya, Smartfren mengaku terbuka untuk berbagi infrastruktur jaringan (network sharing). Anak perusahaan Sinar Mas ini pun mengklaim sudah melakukan penjajakan dengan semua operator.

"Sudah sampai tahap penjajakan. Cuma kalau rencananya dengan operator mana, kami belum bisa ngomong. Karena kembali lagi, ini kan business to business (B2B), jadi harus sama-sama menguntungkan di kedua belah pihak," tutur Munir Syahda Prabowo, VP Special Project Network Smartfren yang ditemui detikINET selepas peluncuran Andromax E2 dan R2 di X2 Plaza Senayan, Jakarta, (19/2/2016).

Maka dari itu, Munir menegaskan bahwa pihaknya belum bisa memberikan kapan pastinya network sharing berjalan. "Kalau memang sudah ada kesepakatan ya segera lah," ujar Munir.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Berbicara network sharing, Munir mengatakan bahwa sejatinya Smartfren sudah melakukan network sharing dengan Esia untuk menggelar layanan 4G Long Term Evolution berbasis Frequency Division Duplexing (FDD-LTE) di 800 MHz.

"Untuk Esia kan sudah. Namun kalau dengan yang lain, ya kembali lagi harus ada pembicaraan lebih lanjut. Bagaimana model bisnisnya, apakah MORAN (Multi Operator Radio Access Network), Multi Operator Core Network (MOCN), atau bisa juga MVNO (Mobile Virtual Network Operator)," tutur Munir.

Nah, ragam model bisnis atau kerjasama tadi, menurut Munir juga mempengaruhi seberapa besar penekanan efisiensi anggaran maupun investasi. "Yah pokoknya balik lagi bagaimana kesepakatan kerjasama di antara kedua belah pihak ini lah," pungkas Munir. (mag/asj)







Hide Ads