Tuntas sudah ekspansi 4G LTE Telkomsel tahun ini. Pekanbaru dan Banjarmasin menjadi kota pamungkas ekspansi mobile broadband generasi keempat seluler operator itu di penghujung 2015 ini.
Pasca menuntaskan refarming spektrum 1.800 MHz, Telkomsel memang semakin agresif menggenjot layanan 4G LTE. Setelah menebar internet super cepatnya di Malang beberapa hari lalu, layanan 4G Telkomsel pun kini digeber di Pekanbaru dan Banjarmasin secara bersamaan.
Alhasil, Telkomsel sekarang sudah menggeber layanan 4G LTE mereka di 14 kota, yakni Jakarta, Bali, Bandung, Medan, Surabaya, Makassar, Lombok, Manado, Batam, Yogyakarta, Balikpapan, Malang, Pekanbaru dan Banjarmasin.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menurut Direktur Utama Telkomsel, Ririek Adriansyah, terus digelarnya layanan 4G LTE di kota-kota baru merupakan upaya Telkomsel agar lebih banyak lagi masyarakat Indonesia yang dapat merasakan layanan internet cepat ini.
"Pekanbaru dan Banjarmasin merupakan contoh kota yang mengalami peningkatan konsumsi layanan data oleh pelanggan yang cukup signifikan, hingga sekitar 100%," kata Ririek dalam peluncuran 4G LTE Telkomsel di mal SKA, Pekanbaru, Riau, Jumat (18/12/2015).
Adapun saat ini, secara nasional layanan Telkomsel 4G LTE melayani lokasi-lokasi strategis seperti kampus, alun-alun, pusat perbelanjaan, destinasi wisata, area pelayanan publik, dan lainnya, termasuk memperkuat indoor coverage.
Hadirnya 4G LTE di Pekanbaru dan Banjarmasin, menurut Ririek, demi menjawab kebutuhan masyarakat akan layanan mobile broadband yang berkualitas. Hal ini dapat terlihat dari peningkatan konsumsi layanan data di jaringan Telkomsel hingga kuartal ketiga 2015, yakni sebesar 119% jika dibandingkan dengan periode yang sama di tahun sebelumnya.
"Dalam menggelar 4G LTE di Pekanbaru dan Banjarmasin, sangat penting bagi kami untuk memastikan ketersediaan jaringan 4G LTE yang merata di 80% wilayah kota tempat digelarnya layanan tersebut, karena yang kami tawarkan kepada pelanggan adalah kualitas terbaik," kata Ririek.
Di Pekanbaru, untuk tahap awal sudah ada 35 eNode B yang dibangun Telkomsel di kota ini untuk melayani sekitar 100 ribu pelanggannya yang sudah menggunakan handset 4G. Sementara di Banjarmasin, anak usaha Telkom dan SingTel itu telah mengoperasikan 50 eNode B.
"Selain itu ekosistem yang menopang perkembangan layanan 4G LTE juga terus kami dorong seperti ketersediaan device 4G yang lebih terjangkau dan tidak lupa pula kami pun menyiapkan berbagai aplikasi yang akan menambah pengalaman digital lifestyle pelanggan," sambung Lindayanti Harjono, Vice President LTE Commercial Telkomsel.
Telkomsel sendiri masih menjadi satu-satunya penyedia layanan 4G di Indonesia yang hadir dengan fitur roaming 4G internasional. Sejauh ini, Telkomsel telah bekerjasama dengan 37 mitra operator seluler dari 31 negara di lima benua untuk International Roaming 4G LTE.
(rou/ash)