Menteri Perindustrian Saleh Husin optimistis, kehadiran 4G Long Term Evolution (LTE) secara nasional yang diresmikan Presiden Joko Widodo akan memacu pertumbuhan produksi ponsel dalam negeri.
Momentum ini, menurut Saleh, menjadi kesempatan pemerintah dan pelaku industri untuk mendongkrak kemampuan produksi, desain dan riset yang berorientasi jangka panjang.
Kementerian Perindustrian sendiri punya aturan Tingkat Kandungan Dalam Negeri (TKDN) yang didukung oleh Kementerian Perdagangan dan Kementerian Komunikasi dan Informatika.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kebijakan untuk mendorong partisipasi lokal di dalam industri ponsel 4G ini bisa segera menjadi kenyataan. Pasalnya, menteri meyakini, kualitas sumber daya manusia Indonesia juga mampu mengembangkan industri berbasis inovasi teknologi ini.
Sementara, Menteri Komunikasi dan Informatika Rudiantara mengungkapkan, kehadiran ponsel buatan dalam negeri akan membuat Indonesia ikut menikmati manfaat ekonomi yang dihadirkan oleh gelombang 4G ini.
Dalam catatannya, di Indonesia saat ini sudah ada 170 juta pelanggan seluler dan 100 juta pengguna internet pada akhir tahun nanti. Sementara, pengguna Facebook aktif mencapai 76 juta tiap bulannya.
"Ponsel 4G saat ini, sudah dapat dijangkau dengan harga Rp 1 juta. Dengan TKDN 30%, harganya ditargetkan hanya Rp 500-600 ribu," ujarnya dalam kesempatan yang sama saat menemani Presiden Jokowi meluncurkan 4G nasional.
Dalam peluncuran 4G nasional ini, Presiden Jokowi berharap jaringan telekomunikasi tercepat saat ini mampu memberi dampak positif secara lebih luas bagi masyarakat. Pada penulisan pesan pribadinya, Jokowi menggoreskan kalimat, βRevolusi digital merevolusi ekonomi Indonesiaβ.
Selain Menteri Saleh dan Rudiantara, peluncuran itu juga dihadiri oleh beberapa menteri Kabinet Kerja, Menteri Polhukam Luhut Binsar Pandjaitan, Menko Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Puan Maharani, Kepala Staf Kepresidenan Teten Masduki dan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama.
Turut hadir pula Dirjen Industri Logam, Mesin, Alat Transportasi dan Elektronika (ILMATE) Kemenperin I Gusti Putu Suryawirawan dan para CEO dari lima operator seluler yang telah mulai menggelar 4G secara nasional sejak tuntasnya refarming spektrum seluler di 1.800 MHz.
(rou/asj)