Hal itu disampaikan menteri yang akrab disapa Chief RA saat meluncurkan 4G secara nasional bersama Presiden Joko Widodo dan sejumlah menteri Kabinet Kerja di Museum Nasional, Jakarta, Jumat (11/12/2015).
"Dalam bidang ICT, Indonesia masih berada di nomor 4 se-Asean, di bawah Singapura, Malaysia, dan Thailand. Malah Vietnam mulai menyusul Indonesia," kata Rudiantara.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Karena Singapura, dengan kondisi negaranya begitu mudah membangun infrastruktur. Kita nantinya juga bisa mendekati mereka. Memang belum nomor satu dengan Singapura, tapi setidaknya sudah 11-12 lah," kata menteri.
Jokowi sendiri berpesan kepada Rudiantara, dengan kehadiran 4G LTE diharapkan mampu mendorong ekonomi di Indonesia menjadi lebih baik lagi. Walaupun tak bisa menyeluruh, tapi diharapkan akan lebih meningkat.
Presiden juga mengatakan kepada Menkominfo, bahwa 4G LTE merupakan enabler ekonomi di Indonesia. Internet cepat ini tak hanya soal jaringan saja, tapi ada ekosistem yang lain, seperti device dan aplikasi.
"Secara khusus kan ada e-commerce, transaksi dari ekonomi di sektor itu kan besar. Jadi, 4G LTE itu nantinya tak cuma sekedar pipa saja, tapi sudah ada isinya lewat e-commerce ini," kata Rudiantara.
Dia mencatat, di tahun ini saja perputaran transaksi di sektor e-commerce mencapai USD 12 miliar, dan diharapkan pada tahun 2020 nanti bisa mencapai USD 138 miliar.
(rou/ash)