Kategori Berita
Daerah
Layanan
Detik Network
detikInet
3.000 Karyawan Indosat 'Dipaksa' Jadi Sales 4G

3.000 Karyawan Indosat 'Dipaksa' Jadi Sales 4G


Achmad Rouzni Noor II - detikInet

CEO Indosat Alexander Rusli. (rou/detikINET)
Jakarta - Indosat Ooredoo mau langsung all out jualan 4G setelah mengomersialisasikan layanannya di 35 kota. Tak cuma mengandalkan channel distribusi tradisional, seluruh karyawan Indosat juga 'dipaksa' ikut jualan.

Presiden Director & CEO Indosat Ooredoo Alexander Rusli berencana memanfaatkan sekitar 3.000 karyawannya sebagai agen mobile yang akan memudahkan pelanggan dalam berpindah teknologi menuju 4G LTE.

Alex menginginkan agar pelanggan yang masih memakai teknologi 2G segera beralih ke 4G LTE atau melompati 3G. Karena, ia menilai teknologi 4G LTE lebih efisien dalam hal pengelolaan bandwidth dan sumber daya frekuensi.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Menurut orang nomor satu di perusahaan telekomunikasi itu, Indosat telah menyiapkan aplikasi yang bisa digunakan para karyawan untuk melayani pelanggan dalam berpindah teknologi.

"Kita sudah siapkan aplikasinya. Nanti 3.000 karyawan ini bisa pakai, dan mereka tinggal bawa SIM Card kosong untuk layani kalau ada pelanggan yang mau ganti kartu ke 4G," kata Alex dalam peluncuran 4GPlus di Kempinski, Jakarta, Senin (30/11/2015).

Program agen mobile yang bakal dilakoni karyawan Indosat menurut rencana akan dimulai pada Desember 2015 atau saat 35 kota tuntas dikomersialisasi. Saat ini, Indosat baru membuka aksesnya di 21 kota saja.

"Saya sendiri ke mana-mana juga akan bawa aplikasi dan 10 kartu uSIM 4G kosong. Awas saja kalau ada karyawan Indosat yang menolak, nanti saya cekik lehernya," tegas Alex dengan gaya becanda.

Indosat saat ini memiliki sekitar 69 juta pelanggan. Dari jumlah tersebut, sekitar 34 juta merupakan pelanggan data. Dengan hadirnya 4G, Indosat mengaku telah menjangkau coverage populasi 40 juta pelanggan.

Perusahaan yang mayoritas sahamnya dimiliki oleh Ooredoo asal Qatar ini, telah meluncurkan 4G LTE di 21 kota dan sampai akhir 2015 ini ditargetkan hadir di 35 kota.

Indosat memanfaatkan dua spektrum frekuensi untuk menggelar 4G LTE secara carrier aggregation, yaitu spektrum 900 MHz dan 1.800 MHz, di kota Jakarta, Bandung, Yogyakarta, dan Bali. Sehingga aksesnya bisa ngebut hingga 185 Mbps.

Sementara sisanya di 17 kota lain, Indosat hanya menggunakan spektrum 1.800 MHz. Meski hanya single carrier, bandwidth yang bisa digeber maksimal mencapai 112 Mbps.

(rou/ash)







Hide Ads