Kategori Berita
Daerah
Layanan
Detik Network
detikInet
Google Wujudkan Komunikasi ala Star Trek

Google Wujudkan Komunikasi ala Star Trek


Rachmatunnisa - detikInet

(Time)
Jakarta -

Para penggemar film Star Trek pasti akrab melihat pin yang dipakai para tokoh di film fiksi ilmiah tersebut. Ketika pin ini ditekan, mereka saling berkomunikasi dengan anggota kru lainnya.

Google pun membuat pin semacam ini menjadi nyata. Komunikator yang dipasang di baju menyerupai aksesoris pakaian ini kabarnya sedang dikembangkan. Amit Singhal, salah satu eksekutif Google yang bertanggung jawab dalam pengembangan inovasi semacam ini, sempat memamerkan benda tersebut untuk pertama kalinya kepada Time.

Adapun cara kerjanya, seperti dilansir Time, Senin (23/11/2015), sama seperti komunikator pada umumnya. Semua pengguna harus menekan tombol di benda tersebut saat akan berbicara.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Ide membuat pin ala Star Trek ini berawal dari pemikiran Singhal sendiri untuk memudahkan komunikasi di lingkungan Google. Di benaknya, karyawan Google bisa saling berkomunikasi tanpa menggunakan telepon.

"Saya selalu menginginkan pin semacam itu. Anda hanya tinggal menekan tombol dan pin itu bekerja. Maka kami pun membuat prototipe dan melihat bagaimana rasanya menggunakan benda itu," kata Singhal.

Tidak diketahui apakah pin ini nantinya akan diproduksi secara massal dan dijual di pasaran. Bukan tidak mungkin Google akan mengembangkannya secara serius dan merilisnya sebagai produk jadi seperti Google Glass.

Kacamata pintar Google itu sendiri, bermula dari ide ingin meniru film Star Trek. Dalam film tersebut, komputer secara otomatis tahu apa yang diinginkan pengguna sehingga tak perlu mengetik untuk melakukan pencarian.

"Aktivitas pencarian layaknya komputer 'Star Trek' dan itulah yang tengah coba kami bangun. Anda hanya tinggal menghampiri komputer dan berkata 'hei komputer' misalnya," kata Singhal pada 2013 lalu.

Konsep ini sebagian kecil sudah diwujudkan pada Google Glass. Dalam sebuah demo ketika pertama kali memperkenalkan kacamata pintar tersebut, seorang wanita memperagakan cara Google Glass bekerja.

Dia berkata kepada Google Glass untuk mencarikan informasi tentang ubur-ubur. Tak lama kemudian, informasi pun ditampilkan di layar pada kacamata yang digunakan.

Dijelaskan Singhal, terwujudnya konsep ini akan bergantung pada teknologi lain seperti teknologi voice control, sentuh dan sensor. Saat ini Google pun sedang menyiapkan versi terbaru Google Glass yang cara kerjanya akan jauh lebih canggih dari versi pertama.

(rns/fyk)







Hide Ads