Kategori Berita
Daerah
Layanan
Top Up & Tagihan
Detik Network
detikInet
Indosat Ooredoo Ekspansi Digital, 2G Jadi Tumbal?

Indosat Ooredoo Ekspansi Digital, 2G Jadi Tumbal?


Achmad Rouzni Noor II - detikInet

Suasana acara (rou/inet)
Jakarta -

Indosat Ooredoo langsung pasang target jadi operator nomor satu di segmen bisnis digital setelah ganti identitas. Apakah jaringan 2G yang biasa untuk halo-halo dan SMS, akan jadi tumbal?

Jawabannya: tidak! Teknologi 2G, dipastikan Alexander Rusli, President Director & CEO Indosat Ooredoo, tetap akan dipertahankan selama masih diperlukan dengan batas waktu yang tidak ditentukan.

"2G, 3G, dan 4G akan ditawarkan berbarengan. Faktanya, real 2G user masih sangat banyak. Ketiganya akan kami maintain bersamaan. Kami belum ada proyeksi matikan salah satu teknologi," ujarnya di gedung Indosat, Jakarta, Kamis (19/11/2015).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Meskipun separuh dari 60 juta pelanggan Indosat diklaim sudah melek internet dan 19 juta di antaranya aktif Facebookan, namun pengguna 2G di Indosat masih sangat banyak, lebih dari 70%.

Indosat pun memilih untuk bersabar hingga akhirnya para pengguna 2G di spektrum 900 MHz dan 1.800 MHz pada akhirnya mengganti handsetnya dengan kemampuan 3G/4G.

"Mungkin banyak pengguna 2G akan loncat langsung ke 4G. Apalagi sekarang handset 3G dan 4G nggak ada bedanya lagi harganya. Meskipun biaya untuk gelar 2G lebih mahal, tapi kami tidak akan bedakan harga data di 2G, 3G, dan 4G," tegas Alex.

Indosat sendiri memiliki lisensi untuk mengoperasikan spektrum 15 MHz di 900 MHz (5 MHz 2G, 5 MHz 3G, 5 MHz 4G), 20 MHz di 1.800 MHz (10 MHz 2G dan 10 MHz 4G), dan 10 MHz di 2,1 GHz untuk 3G.

(rou/fyk)







Hide Ads