Rampung tata ulang frekuensi di 1.800 MHz, Kominfo lanjut menggarap pekerjaan rumah yang lain, yakni seleksi dua kanal 3G di spektrum 2,1 GHz. Namun sebelum digelar, Menkominfo Rudiantara mengatakan akan melakukan bersih-bersih di frekuensi 2,1 GHz dulu.
"Kami sudah siapkan untuk seleksi. Tapi, di 2,1 GHz itu kan jalurnya belum benar-benar bersih karena masih dipakai oleh operator. Nah, kami akan pastikan dulu jadwal kapan bisa bersihnya. Jangan sampai nanti pada saat seleksi, peserta seleksi masih punya keraguan mengenai kapan bisa dipakai," ujar pria yang akrab disapa Chief RA ini ketika ditemui di Hotel Mandarin Oriental, Jakarta, Kamis (19/11/2015).
Untuk jadwal proses seleksi sendiri, Rudiantara mengatakan bahwa seharusnya menurut Peraturan Menteri (Permen) sudah bisa dilakukan akhir tahun 2015. Namun, penerapannya baru akan dilakukan di awal tahun 2016.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sedangkan dua kanal sisanya yang berada di blok 11 dan 12 merupakan bekas peninggalan Axis Telekomunikasi Indonesia yang dikembalikan ke pemerintah setelah diakuisisi oleh XL pada 2014 lalu. Meski kosong, dikatakan oleh Rudiantara kedua blok tadi masih bersinggungan atau interferensi dengan frekuensi milik Smartfren di 1.900 MHz.
Sementara itu proses perpindahan Smartfren ke 2,3 GHz diperkirakan baru akan rampung di awal tahun 2016.
Seleksi spektrum 2,1 Ghz sendiri nantinya hanya boleh diikuti oleh empat operator yang sudah lebih dulu mengantungi ijin di frekuensi tersebut. Adapun empat operator yang dimaksud adalah Telkomsel, XL, Indosat, dan Tri.
(mag/yud)