βItu bukan kata XL lho, melainkan menurut badan riset independen,β kata Pantro Pander Silitonga, VP LTE XL Axiata, di mal Ambasador, Jakarta, Senin (17/11/2015).
Ucapan Pantro dibuktikan melalui sebuah data yang diperoleh dari Open Signal. Menurut badan riset ini, XL mempunyai kecepatan 4G terkencang di Jakarta. Tercatat angka rata-rata yang mampu ditorehkan operator biru ini adalah 23 Mbps untuk download dan 7 Mbps dalam urusan upload.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menurut XL, ada beberapa faktor yang memungkinkan layanan 4G-nya bisa memberikan kecepatan paling tinggi di Jakarta. Pertama adalah spektrum di 1.800 MHz, XL disebut mengalokasikan blok kanal paling lebar untuk jaringan 4G LTE.
Faktor lainnya yang mendukung adalah penyebaran eNode B yang lebih rapat. Ditambah lagi caching video YouTube yang dimiliki XL juga diklaim yang paling besar di Indonesia, mencapai 70 GBps.
βTransmisi optik yang bagus dan terus ditingkatkan dari waktu ke waktu juga jadi faktor yang mendukung koneksi 4G XL menjadi yang tercepat,β timpal Budi Harjono, VP Network Planning & Development XL.
Kendala Refarming
Terkait penataan ulang (refarming) di frekuensi 1.800 MHz, XL mengakui menuntaskannya bukan tanpa kendala. Hambatan salah satunya muncul terkait koordinasi dan pemilihan metode refarming tiap operator.
Presiden Direktur XL Dian Siswarini menambahkan, kendala juga lebih terasa ketika proses refarming dilakukan di Indonesia Timur. Dimana operator biru ini sempat follback, meski akhirnya bisa dilalui dengan tuntas.
βPelaksanaan Mei sampai tadi malam (hambatannya) ada kelambatan, ada (juga) follback, (tapi) di Indonesia bagian timur. (Untuk Jakarta) tidak ada kendala, kita sudah lebih jago,β ujar Dian.
XL sendiri baru tuntas mengerjakan refarming 1.800 MHz pada pukul 02.00 dini hari Selasa (17/11/2015).
(yud/ash)