Kategori Berita
Daerah
Layanan
Top Up & Tagihan
Detik Network
detikInet
Kinerja Operasional Tumbuh, Indosat Masih Rugi Rp 1,1 Triliun

Kinerja Operasional Tumbuh, Indosat Masih Rugi Rp 1,1 Triliun


Achmad Rouzni Noor II - detikInet

Alexander Rusli (rou/detikINET)
Jakarta - Meski kinerja operasionalnya tumbuh, Indosat masih membukukan kerugian Rp 1,122 triliun hingga kuartal ketiga 2015. Namun angka kerugian ini turun 15,6% dibandingkan periode sama tahun lalu sebesar Rp 1,329 triliun.
β€Ž
President Director & CEO Indosat Alexander Rusli mengungkapkan pemicu kerugian perseroan adalah rugi selisih kurs hingga kuartal ketiga 2015 sebesar Rp 2,328 triliun melesat dibandingkan periode sama tahun lalu yang juga rugi kurs sebesar Rp 146,7 miliar.
β€Ž
"Kalau dari sisi operasional, kinerja Β kami mengalami pertumbuhan," ungkapnya dalam pertemuan terbatas dengan sejumlah media di kantor pusat Indosat, Jakarta, Jumat (6/11/2015).β€Ž

Diungkapkannya, pendapatan Indosat sepanjang sembilan bulan pertama 2015 sebesar Rp 19,581 triliun atau naik 10,5% dibandingkan periode sama tahun lalu sebesar Rp 17,717 triliun.
β€Ž
Pasokan pendapatan berasal dari layanan seluler sebesar Rp 15,991 triliun atau naik 11,9% dibandingkan periode sama tahun lalu sebesar Rp 14,29 triliun. Pasokan lain berasal dari layanan non seluler sebesar Rp 3,58 triliun atau naik 4,8% dibandingkan periode sama tahun lalu Rp 3,4 triliun.
β€Ž
Layanan seluler Indosat terlihat menguat sepanjang sembilan bulan pertama dimana meraih 69 juta pelanggan naik27,3% dibandingkan periode sama tahun lalu sebanyak 54,2 juta pelanggan.

Average revenue per user (ARPU) dari pelanggan seluler Rp 25,4 ribu dengan average revenue per minute (ARPM) Rp 143. Layanan seluler didukung sekitar 46.196 site BTS hingga kuartal ketiga 2015.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Laba usaha dari anak Ooredoo Group ini sepanjang sembilan bulan pertama 2015 sebesar Rp 1,888 triliun naik 284,3% dibandingkan periode sama tahun lalu sebesar Rp 491,3 miliar.
β€Ž
Earning Before Interest Tax Depreciation Amortization (EBITDA) sepanjang sembilan bulan pertama 2015 sebesar Rp 8,567 triliun atau naik 12,8% dibandingkan periode sama tahun lalu Rp 7,593 triliun. EBITDA margin Indosat berada di Β kisaran 43,8%.β€Ž

(rou/rns)




Hide Ads