Kategori Berita
Daerah
Layanan
Detik Network
detikInet
Laporan dari Doha
4G Indosat Fokus di Kota Besar Dulu
Laporan dari Doha

4G Indosat Fokus di Kota Besar Dulu


Fajar Pratama - detikInet

Nasser Marafih (fajar/inet)
Doha, Qatar -

Di akhir November nanti, proses penataan layanan 4G di 1.800 MHz akan selesai dilakukan dan Indosat akan meluncurkan layanan itu serentak di sejumlah kota. Perusahaan anggota Ooredoo Group ini akan lebih dulu fokus di kota-kota besar.

"Fokus kita di 4G ini di kota-kota besar terlebih dahulu. Lalu kita lihat hasilnya kemudian nantinya bisa kita perluas," ujar CEO Ooredoo Group Nasser Marafih dalam perbincangan dengan wartawan Indonesia di kantor Ooredoo Group, Doha, Qatar.

Namun sebelum mengembangkan ke area lainnya, Nasser sudah mendapatkan adanya tantangan tersendiri dalam migrasi ke 4G. Menurut dia, banyak masyarakat di Indonesia yang masih menggunakan 2G, alih-alih 3G.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Masih banyak yang menggunakan 2G. Ini menjadi isu yang menjadi tantangan. Perlu juga dibicarakan dengan pemerintah karena ini menyangkut daya beli," ujar Nasser.

Padahal terkait layanan 4G itu, Nasser yakin layanan tersebut dapat menunjang pertumbuhan ekonomi dan juga sektor-sektor lain. Menurutnya telekomunikasi saat ini memegang peranan penting dalam berbagai sektor.

"Perusahaan kami yakin akan ada imbas positif besar mulai dari bidang pendidikan, kesehatan juga sektor lain," ujar Komisaris Utama Indosat ini.

Indosat rencananya akan mengomersialisasikan layanan 4G di frekuensi 1.800 MHz di lebih dari 20 kota setelah proses refarming ini rampung. Sejak dimulai Mei lalu, proses penataan ulang dan refarming telah memasuki Jawa tengah dan perlahan-lahan akan terus maju ke pusat daerah padat trafik pelanggan. Puncaknya, refarming akan masuk ke area Jabodetabek pertengahan November.

(fjp/fyk)







Hide Ads