Kategori Berita
Daerah
Layanan
Detik Network
detikInet
Telkom Tak Pernah Puas: Kami Bukan Raksasa Tidur

Telkom Tak Pernah Puas: Kami Bukan Raksasa Tidur


Achmad Rouzni Noor II - detikInet

(kanan) Muhammad Awaluddin.
Jakarta - Telkom mengungkap alasan di balik keputusannya untuk bertransformasi dari perusahaan telekomunikasi tradisional menjadi perusahaan digital.

Tak sekadar perusahaan digital biasa, tapi mereka mau jadi raja digital di Indonesia, baik itu di laut, di darat, maupun dan di udara.

Menurut Direktur Enterprise & Business Service Telkom Muhammad Awaluddin, langkah transformasi itu dilakukan karena tak pernah mau berpuas diri.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Bahkan ketika Telkom meraih peringkat pertama dalam ajang Indonesia’s Top 100 Most Valuable Brands 2015, mereka pun mau lebih lagi, yakni menembus 500 Global Brand.

β€œIni belum bikin kami puas. Karena kami bukan walking dead giant. Kita terus transformasi dari telko menjadi digital company. Kita ingin tembus 500 Global Brand versi Brand Finance. Itu syaratnya minimal tembus brand value USD 3,7 miliar,” ungkap Awaluddin di Jakarta, Jumat (23/10/2015).

Ia menambahkan, kepercayaan stakeholder terhadap perusahaan merupakan salah satu faktor yang mempengaruhi kekuatan brand yang menjadi merek dagang Telkom.

Brand, kata pria berkumis ini, merupakan representasi kualitas yang diharapkan stakeholder terhadap suatu produk atau layanan. Bagi Telkom, membangun merek merupakan pekerjaan jangka panjang yang dilakukan secara konsisten dan berkesinambungan.

Telkom pun, lanjutnya, senantiasa melakukan inovasi untuk meningkatkan penerimaan masyarakat terhadap produk dan layanan yang diberikan.

β€œSalah satu yang sedang dilakukan saat ini Telkom sedang berupaya menjadi King of Digital, raja digital di darat, laut dan udara melalui infrastruktur dan layanan information and communication technology. Aspek ini diharapkan menjadi faktor kuat yang akan menambah kepercayaan dan kesetiaan masyarakat terhadap Telkom,” tambah Awaluddin.

Dalam peringkat Indonesia’s Top 100 Most Valueable Brands, untuk industri telekomunikasi, merek Telkom menduduki posisi pertama dengan mencatat nilai merek USD 2,81 miliar.

Hal ini ada peningkatan, naik 46% dibanding nilai sebelumnya pada tahun 2014 yakni sebesar USD 1,9 miliar. Dengan posisi ini berarti peringkat Telkom naik dari AA ke AA+.

Sementara dalam Brand Finance Telecoms 500 atau 500 merek perusahaan telekomunikasi sedunia dengan nilai tertinggi, posisi Telkom naik dari posisi 59 ke 51.

(rou/ash)







Hide Ads