Jokowi Diharap Jembatani Masalah Operator vs OTT

Jokowi Diharap Jembatani Masalah Operator vs OTT

ADVERTISEMENT

Jokowi Diharap Jembatani Masalah Operator vs OTT

Achmad Rouzni Noor II - detikInet
Senin, 19 Okt 2015 21:59 WIB
Presiden Joko Widodo (rou/detikINET)
Jakarta - Rencana Presiden Joko Widodo mengunjungi markas Google cs dalam agenda lawatannya ke Amerika Serikat pekan depan, diharapkan bisa ikut menyelesaikan permasalahan antara operator telekomunikasi dan pemain over-the-top (OTT) di Indonesia.

Harapan itu disampaikan oleh Ketua Umum Asosiasi Penyelenggara Telekomunikasi Seluruh Indonesia (ATSI), Alexander Rusli. Ia berharap kunjungan Jokowi itu bisa m‎enjembatani masalah antara operator dan OTT seperti Google, Facebook, Twitter, Path, dan Microsoft.

"Banyak konten yang dipakai pelanggan-pelanggan di smartphone yang banyak berasal dari Amerika Serikat. Kita berharap ada kerja sama lebih banyak lagi. OTT player terutama, supaya bisa sharing benefit," kata Alex di kantor pusat Indosat, Jakarta, Senin (19/10/2015).

Sebagaimana diketahui, persoalan yang sering muncul antara kedua belah pihak adalah banyaknya pemain OTT global yang masuk ke Indonesia hanya memanfaatkan jaringan operator telekomunikasi tanpa adanya kontribusi pendapatan bagi operator.

Masalahnya, para operator harus membangun jaringan supaya mampu memberikan layanan yang memuaskan bagi para pelanggannya untuk bisa mengakses internet dan layanan OTT.

"Kan nggak masuk akal, kita bangun jaringan, mereka yang on top of us. Kan ingin ada kerja sama yang untungkan kedua belah pihak. Tentunya, layanan OTT yang jalan di jaringan kami agar lebih bagus, kan jadi sama-sama untung," harap Alex yang juga President Director & CEO Indosat.

(rou/asj)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT