Kategori Berita
Daerah
Layanan
Detik Network
detikInet
Pelihara Mesin Lebih Murah Dibanding Manusia

Pelihara Mesin Lebih Murah Dibanding Manusia


Achmad Rouzni Noor II - detikInet

Joni Santoso (rou/detikINET)
Jakarta -

Di era teknologi yang makin canggih saat ini, banyak perkerjaan yang tadinya memerlukan tenaga manusia kini perlahan mulai digantikan oleh mesin. Salah satunya di bisnis contact center.

PT Infomedia Nusantara, misalnya. Anak usaha Telkom yang bergerak di bisnis jasa contact center itu ternyata lebih memilih untuk mempekerjakan mesin ketimbang manusia.

Menurut Direktur Utama Infomedia, Joni Santoso, mengurus mesin lebih mudah dan lebih murah biayanya ketimbang mengelola sumber daya manusia sebagai pekerja.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Kami mengurangi pakai orang. Ngurusin orang lebih susah dibanding mesin. Orang makin lama pakai makin naik pengeluarannya. Sementara mesin makin lama makin turun biayanya," ujarnya di Luna Negra, Plaza Bapindo, Jakarta, Jumat (2/10/2015).

Joni melanjutkan, dengan memilih membeli mesin, ia merasa itu lebih hemat dan tidak mempersoalkan tentang kenaikan gaji setiap tahunnya.

Ia juga menjelaskan, beberapa perusahaan saat ini sudah melakukan transformasi ke arah digital. Maka, ia pun berusaha untuk mengarahkan perusahaannya menuju arah tersebut.

"Mesin itu ongkosnya makin lama makin irit. Kalau orang, makin lama makin naik ongkosnya," lanjut Joni yang belum lama ini dapat penghargaan Satya Lencana Pembangunan dari Presiden Joko Widodo.

Maka dari itu, melihat perkembangan teknologi yang semakin pesat dan mempengaruhi terhadap suatu perusahaan. Joni mengatakan Infomedia masih mengandalkan sumber daya manusia secukupnya, tanpa menambahkannya lagi.

"Walau proyek nambah, tapi jumlah tenaga kerja di Infomedia masih 16 ribu dan nggak nambah-nambah. Saya harus bisa mengikuti transformasi itu, tapi tidak mendahului. Kalau mendahului nanti jadinya malah mengkanibal diri sendiri," pungkasnya.

(rou/rns)







Hide Ads