Pernyataan Apple ini, seperti dikutip detikINET dari The Verge, Rabu (5/8/2015), langsung menghentikan rumor yang beredar sebelumnya, yang menyatakan bahwa Apple sedang menguji layanan ini di Amerika Serikat dan negara-negara di Eropa.
Rumor tersebut juga menyebut bahwa MVNO Apple tak akan dirilis dalam waktu dekat. Layanan ini paling cepat baru tersedia untuk publik lima tahun dari sekarang.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
MVNO dalam hal ini dapat hanya berperan sebagai reseller dari MNO atau bisa membangun infrastrukturnya sendiri yang dibutuhkan sesuai dengan teknologi dan izin spektrum frekuensi yang dimiliki oleh MNO.
Sementara Google sebelumnya sudah memulai MVNO miliknya yang bernama Project Fi. Layanan tersebut bisa digunakan oleh para pengguna Nexus 6 di Amerika Serikat.
Hal itu dilakukan Google untuk membatasi pengguna Project Fi. Namun jika layanan ini sukses, bukan tak mungkin Google akan membukanya ke semua pengguna perangkat Android.
Menjalankan MVNO disebut adalah hal yang bagus untuk Google. Karena mereka bisa mengontrol pengalaman memakai Android yang lebih baik tanpa perlu membebani operator selular.
(asj/fyk)