Terkait layanan dan tarif data, Menkominfo Rudiantara, Badan Regulasi Telekomunikasi Indonesia (BRTI) dan Direktur Utama Telkomsel Ririek Adriansyah telah melakukan pertemuan.
Hasilnya, Telkomsel memastikan bakal selalu mematuhi peraturan yang ditetapkan oleh pemerintah selaku pembuat kebijakan. Terlebih saat ini belum ada peraturan yang mengatur tarif layanan data secara spesifik.
Sebagai tindak lanjut pembahasan tersebut dan dukungan Telkomsel terhadap ketersediaan layanan data di seluruh wilayah Indonesia, anak usaha Telkom itu pun tengah melakukan kajian untuk memperkecil disparitas tarif layanan data di seluruh kawasan di Indonesia agar tetap terjangkau oleh masyarakat. Sebab seperti diketahui, Telkomsel membagi tarif layanan data mereka ke dalam 12 zona dengan besaran tarif berbeda.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Direktur Utama Telkomsel Ririek Adriansyah mengatakan, penggelaran jaringan Telkomsel ke berbagai daerah di Indonesia memiliki besaran biaya yang berbeda-beda, akibat dari berbedanya tingkat kesulitan dan komponen biaya lainnya yang dibutuhkan untuk menggelar infrastruktur jaringan di suatu lokasi.
"Berdasarkan hal ini, maka Telkomsel menerapkan pembagian tarif data berdasarkan zona sesuai dengan besaran biaya yang dibutuhkan untuk penggelaran jaringan di suatu lokasi," jelasnya.
Ririek menambahkan, sekalipun dengan tingginya biaya untuk menggelar jaringan di lokasi tertentu seperti di Kawasan Timur Indonesia, Telkomsel bersama dengan Telkom Group tetap berkomitmen untuk terus membangun infrastruktur layanan dan jaringan sehingga layanan yang ditawarkan lebih terjangkau dan berkualitas baik.
Telkomsel mengaku akan mengupayakan berbagai opsi kerjasama dengan Telkom Group selaku induk usaha, di antaranya dalam memberikan layanan WiFi dengan harga yang terjangkau bagi masyarakat khususnya di kawasan Indonesia Timur, sehingga akan lebih banyak lagi masyarakat yang dapat menikmati layanan data.
"Sebagai operator seluler dengan pergelaran jaringan hingga ke berbagai daerah pelosok dan perbatasan Indonesia, Telkomsel konsisten membangun jaringan dan transmisi, serta kantor-kantor pelayanan di berbagai lokasi di Indonesia. Di kawasan Timur Indonesia, hal tersebut juga dilakukan sekalipun menghadapi biaya yang tinggi dan berbagai keterbatasan yang ada di lokasi," pungkas pernyataan Telkomsel.
(ash/fyk)