Menurut Dirjen Sumber Daya Perangkat Pos Informatika Kementerian Kominfo Muhammad Budi Setiawan, penataan di 1.800 MHz itu masih sesuai jadwal dan terus berlangsung hingga akhir tahun.
"Sejauh ini masih on progress, sudah selesai 30% sejak kita mulai awal Mei lalu. Sekarang penataan sudah memasuki wilayah Sulawesi," ujarnya kepada detikINET di sela rapat dengar pendapat Komisi I DPR, Jakarta, Rabu (10/6/2015).
Sejauh ini, proses penataan bisa dilalui dengan mudah karena di daerah Indonesia bagian timur itu kluster yang ditata masih relatif lengang. Tantangan sesungguhnya baru akan dirasakan ketika memasuki area padat pengguna.
"Tantangannya nanti di Sumatera, Bali, dan tentu saja ketika masuk daerah Jawa dan Jakarta pastinya. Itu sebabnya kita mulai dulu dari area yang paling mudah sebelum masuk ke yang paling susah," jelasnya.
Menkominfo Rudiantara sendiri berharap, penataan 4G di 1.800 MHz ini bisa kelar akhir November mendatang. Sehingga terhitung 1 Januari 2016, layanan 4G bisa dinikmati secara merata di seluruh Indonesia.
Berikut adalah jadwal lengkap dari penataan 4G di 1.800 MHz:
4 Mei - 11 Mei - Maluku
4 Mei - 11 Mei - Maluku Utara
12 Mei - 20 Mei - Papua
12 Mei - 20 Mei - Papua Barat
20 Mei - 27 Mei - Kalimantan Timur
20 Mei - 27 Mei - Kalimantan Utara
27 Mei - 8 Juni - Kalimantan Selatan
27 Mei - 8 Juni - Kalimantan Tengah
10 Juni - 17 Juni - Sulawesi Tenggara
10 Juni - 17 Juni - Sulawesi Selatan
10 Juni - 17 Juni - Sulawesi Barat
22 Juni - 29 Juni - Aceh
22 Juni - 29 Juni - Kepulauan Riau
22 Juni - 29 Juni - Nusa Tenggara Barat
22 Juni - 29 Juni - Nusa Tenggara Timur
3 Agustus - 10 Agustus - Riau
3 Agustus - 10 Agustus - Tapanuli
12 Agustus - 20 Agustus - Medan
12 Agustus - 20 Agustus - Sumatera Barat
24 Agustus - 31 Agustus - Lampung
24 Agustus - 31 Agustus - Bangka Belitung
31 Agustus - 7 September - Bengkulu
31 Agustus - 7 September - Jambi
7 September - 14 September - Sumatera Selatan
7 September - 14 September - Sulawesi Utara
14 September - 21 September - Bali
14 September - 21 September - Surabaya
28 September - 5 Oktober - Gorontalo
28 September - 5 Oktober - Sulawesi Tengah
28 September - 5 Oktober - Malang
28 September - 5 Oktober - Madiun
7 Oktober - 15 Oktober - Tegal
7 Oktober - 15 Oktober - Yogyakarta
19 Oktober - 26 Oktober - Semarang
19 Oktober - 26 Oktober - Cirebon
19 Oktober - 26 Oktober - Kalimantan Barat
28 Oktober - 4 November - Bandung
28 Oktober - 4 November - Purwakarta
9 November - 14 November - Sukabumi
9 November - 14 November - Bogor Depok Tangerang Bekasi
18 November - 23 November - Jakarta
Dalam penataan frekuensi ini ada empat operator yang terlibat: Telkomsel, XL Axiata, Indosat, dan Hutchison 3 Indonesia (Tri).
Keempat operator seluler itu juga telah sepakat untuk memproses penataan frekuensi di 1.800 MHz dengan sistem clustering dan metode step-wise di 11 region atau 42 cluster. Penataan ini ditargetkan selesai akhir November 2015 nanti.
Step-wise berarti migrasi frekuensi dilakukan secara bergantian. Misalnya, operator A memindahkan frekuensi ke operator B dan sebaliknya hingga tercapai tujuan migrasi. Penataan tersebut pun dilakukan pada tengah malam dan diukur tingkat keberhasilan serta kegagalannya.
Ketika perpindahan dilakukan dan terjadi kegagalan, maka operator yang sedang memprosesnya mesti menghentikan terlebih dulu dan kemudian mengulanginya kembali keesokan harinya.
(rou/ash)