Kategori Berita
Daerah
Layanan
Detik Network
detikInet
Internet Cepat & Ponsel 4G Murah Jadi PR BRTI

Internet Cepat & Ponsel 4G Murah Jadi PR BRTI


Achmad Rouzni Noor II - detikInet

Pelantikan 9 anggota BRTI (rou/detikINET)
Jakarta - Berbicara soal melayani pemegang lisensi dan pelanggan akhir, Menkominfo Rudiantara menegaskan ada tiga fokus utama yang harus jadi perhatian anggota Badan Regulasi Telekomunikasi Indonesia (BRTI) yang baru yaitu interkoneksi, broadband, dan konsolidasi.

"β€ŽInterkoneksi harus yang fair. Dengarkan sama-sama semua stakeholder. Selesaikan tahun ini dan terapkan tahun depan. Kita harus mengantisipasi semua yang ada," kata Rudiantara saat melantik anggota BRTI periode 2015-2018 di gedung Kominfo, Jumat (22/5/2015).

Kemudian tentang implementasi broadband, menteri menekankan bahwa BRTI harus memberikan edukasi agar masyarakat beralih ke 4G, karena pelan-pelan 2G akan ditinggalkan.

"Tapi juga harus dipikirkan juga agar pengguna 2G tidak dirugikan. Saya yakin daya beli masyarakat dalam 3-4 tahun ke depan akan meningkat, dan harga smartphone 4G berkisar di Rp 300-400 ribuan, seperti saat beli ponsel 2G dua tahun yang laluβ€Ž," kata Chief RA.

Dengan meningkatnya penggunaan 4G yang didorong daya beli masyarakat, otomatis frekuensi yang tadinya untuk 2G bisa dialihkan untuk broadband dengan cara refarming. Dengan demikian, menteri berharap tak akan ada lagi internet lelet yang dirasakan masyarakat.

"Nah, supaya tak ada lagi internet lelet, kita juga harus lebih efisienβ€Ž dalam hal sumber daya. Efisiensi ini selain dari penataan alokasi frekuensi, juga bisa diraih dengan cara konsolidasi operator," lanjut menteri.

Tujuannya dari konsolidasi ini nantinya selain untuk mengurangi jumlah operator di Indonesia, juga untuk memperbanyak ketersediaan frekuensi. Selain itu kata menteri, juga untuk meningkatkan bargaining power dari operator itu sendiri.

"Kalau kamu nggak punya uang ya nggak usah masuk telko. Karena ada banyak teknologi di dalamnya yang butuh investasi besar, baik itu 2G, 3G, maupun 4G. Siapa yang punya capital, siapa yang punya teknologi, dia yang akan menang," pungkas menteri.

(Achmad Rouzni Noor II/Ardhi Suryadhi)





Hide Ads