Kategori Berita
Daerah
Layanan
Detik Network
detikInet
Menuju Kursi Nakhoda APJII
<i>Benefit In Kind</i> Jadi Jurus Marcelus Ardiwinarta
Menuju Kursi Nakhoda APJII

<i>Benefit In Kind</i> Jadi Jurus Marcelus Ardiwinarta


Rachmatunisa - detikInet

Ilustrasi (apjii)
Jakarta - Jelang pemilihan Ketua Umum Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia (APJII), persaingan kian ketat. Para kandidat berlomba memperlihatkan kekuatannya dengan membeberkan program masing-masing jika mereka terpilih, tak terkecuali Marcelus Ardiwinata.

Pria yang menjabat Deputy Director First Media ini menilai sudah saatnya APJII memberikan konsentrasinya untuk pembinaan dan pengembangan anggota. APJII juga harus mempersiapkan anggotanya untuk mampu memenuhi keperluan Rencana Pitalebar Indonesia (RPI) pada 2020 mendatang.

Untuk itu, Marcelus menyiapkan jurus yang disebutnya Benefit In Kind. Program ini dikatakannya harus dilakukan secara lebih transparan baik dalam pengelolaannya maupun saat dijalankan. Lebih lanjut, melalui email kepada detikINET, Senin (18/5/2015), Marcelus menjelaskan apa yang dimaksud dengan Benefit In Kind.

"Benefit In Kind adalah cara mengembalikan keuntungan yang didapat APJII sebagai organisasi nirlaba ke anggota secara tidak langsung berupa benefit-benefit yang berdampak langsung ke anggota,"sebutnya.

Pengembalian tidak dalam bentuk uang tunai tetapi kegiatan ataupun bentuk lain yang bisa digunakan oleh anggota untuk meningkatkan kemampuan dalam memberikan layanan dan kelangsungan bisnis anggota.

Contoh positif seperti kegiatan Ms Internet sebagai duta internet dalam memberikan edukasi internet secara positif ke masyarakat yang dijalankan para pengurus APJII di Bali, Ms Internet perlu juga melakukan edukasi ke daerah lain," ujarnya memberi contoh.

Dikatakannya, Benefit In Kind akan berdampak meningkatkan kemampuan anggota APJII dan juga jaringan internet di banyak daerah di Indonesia dalam layanan dan menjalankan bisnis internet, maupun berbagai bisnis lain yang bisa dikembangkan dengan adanya internet. Dengan demikian, dirinya yakin akan tercipta domino effect terhadap pelayanan jaringan dan penggunaannya oleh masyarakat.

"Beberapa hal yang penting dilakukan adalah membangun infrastruktur interkoneksi daerah, riset dan pengembangan teknologi, OTT, termasuk streaming, messaging dan telephony. Marketplace, silabus, sistem dan bahan-bahan e-learning yang ditujukan untuk sertifikasi kemampuan teknis,"paparnya.

Tak kalah penting menurutnya adalah, APJII perlu kegiatan Public Relation yang terstruktur dan terintegrasi, agar APJII tak hanya dikenal di Jakarta, tetapi juga di seluruh Indonesia. APJII juga perlu tampil dan terlibat dalam ekosistem internet dunia.

"APJII akan hadir di pergaulan bisnis layanan jaringan internet dunia dan akan memberikan kontribusi membawa kemajuan bagi penggunaan internet, bisnis layanan jaringan internet, dan berbagai bisnis lain yang menggunakan jaringan internet," ujarnya mantap.

(Rachmatunisa/Ardhi Suryadhi)







Hide Ads