Kategori Berita
Daerah
Layanan
Detik Network
detikInet
Begini Cara Operator Tangkal SMS Esek-esek

Begini Cara Operator Tangkal SMS Esek-esek


- detikInet

Jakarta -

SMS tak jelas yang kerap bernada cabul kini kerap mengganggu pengguna layanan seluler berbagai operator. Sejumlah SMS mengarahkan penerimanya untuk menelepon nomor premium call 0809xxxxx.

Soal banyaknya SMS tak jelas yang diterima pengguna ponsel, pencegahan dan penanggulangannya diserahkan ke operator. Telkomsel yang menyadari kartu perdananya banyak digunakan untuk menyebar SMS esek-esek merasa tak nyaman. Operator seluler berciri khas warna merah itu pun mencoba sejumlah langkah penanggulangan.

Telkomsel akan memperkuat sistem pendeteksi spam dengan muatan negatif, tak terkecuali bermuatan transaksi seksual. "Kita punya firewall yang bisa mendeteksi konten-konten tak pantas lewat keyword (kata kunci)," kata Vice President Corporate Communication Tekomsel, Adita Irawati, saat berbincang, Rabu (13/5) kemarin.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Beda lagi dengan Indosat. Operator yang mayoritas sahamnya dimiliki perusahaan Qatar Ooredoo Group ini seolah pasrah dengan maraknya SMS esek-esek.

"Pelanggan bisa lapor ke BRTI untuk tindak lanjut," kata Head of Corporate Communication Indosat, Adrian Prasanto, saat berbincang, Rabu (13/5) kemarin.

BRTI, atau Badan Regulasi Telekomunikasi, adalah sebuah lembaga independen yang diharapkan bisa melindungi kepentingan publik. BRTI mempunyai fungsi pengaturan penyelenggaraan jaringan telekomunikasi, pengawasan terhadap penyelenggaraan itu, hingga pengendalian.

Untuk SMS yang mengarahkan ke premium call 0809xxxxx, BRTI memastikan upaya 'penipuan' tersebut dilakukan oleh sebuah perusahaan yang menjadi mitra Telkom. Tak sulit untuk menutup nomor-nomor tersebut, tinggal eksekusi dari Telkom.

Telkom mengatakan identifikasi nomor premium call layanan mesum tak mudah. Modus operandinya kerap berubah-ubah. Namun Telkom memastikan akan segera bertindak memblokir nomor-nomor premium call nakal.

"Kita akan memberikan teguran yang ujung-ujungnya penutupan," VP Corporate Communication Telkom Arief Wibowo, Rabu (13/5) kemarin.

Hingga berita ini diturunkan, redaksi Detikcom masih menerima banyak aduan pembaca yang menerima SMS tak jelas mengarahkan ke nomor premium call 0809xxxxx.

(trq/rns)







Hide Ads