Kategori Berita
Daerah
Layanan
Top Up & Tagihan
Detik Network
detikInet
Soal 4G, Indosat akan Habis-habisan di 1.800 MHz

Soal 4G, Indosat akan Habis-habisan di 1.800 MHz


- detikInet

Ilustrasi (indosat)
Jakarta -

Dibandingkan Telkomsel dan XL Axiata, Indosat terbilang lebih kalem untuk urusan ekpansi 4G Long Term Evolution (LTE). Ada apa Indosat?

Terkait 4G ini CEO dan Presiden Direktur Indosat Alexander Rusli punya jawaban sendiri. "Untuk 4G, saya berani mengatakan secara nasional jaringan yang paling siap 4G sebenarnya kami (Indosat-red.). Karena semua BTS kita LTE ready. Tinggal pertanyaannya, mau dihidupkan di mana?" tegasnya, saat bertandang ke kantor Detikcom.

Menurut Alex, implementasi 4G LTE di frekuensi 900 MHz masih belum optimal di Indonesia. Hal itu terlihat dari frekuensi yang dialokasikan, kecepatan yang dihasilkan, serta dukungan handset yang beredar di pasaran.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Masalahnya saya gak mau (4G LTE Indosat) dihidupkan di frekuensi 900 MHz. Handsetnya gak ada, frekuensi sedikit cuma 5 MHz yang dipakai. Saya mending ributkan lomba catur online," lanjut Ketua Asosiasi Penyelenggara Telekomunikasi Seluruh Indonesia (ATSI) ini.

Namun lain cerita nanti di frekuensi 1.800 MHz. Indosat memastikan bakal lebih agresif. "The fight is there (1.800 MHz-red.), karena 4G LTE yang dihadirkan di 900 MHz itu lebih rendah dibandingkan 3G. Why bother? Kami mengerti, pemerintah need to establish kalau LTE sudah mulai big bang di 2014. Ya kita di Jakarta sudah ada, Bali ada, di Jogja juga ada, tapi kita juga gak rela merusak kualitas di 2G dan 3G 900 MHz, kan frekuensinya harus diambil dari somewhere yang eksisting, harus ada korbannya," Alex menjelaskan.

Indosat sendiri di frekuensi 1.800 MHz memiliki lebar spektrum 20 MHz. Rencananya, lebar spektrum yang bakal digunakan untuk 4G LTE nantinya 10 MHz. "Yang kita kerjakan, pelanggan 2G bisa hidup dengan nyaman dengan 10 MHz. Jadi selama ini pakai 20 MHz, nanti kalau pakai 10 MHz sel bts bakal lebih rapat lagi," lanjut Alex.

Sementara Telkomsel dan XL masing-masing memiliki lebar frekuensi 22,5 MHz di 1.800 MHz. Menurut Alex, XL dalam hal frekuensi bisa dikatakan paling siap sebagai imbas dari pembelian Axis. Namun sekali lagi, Alex menegaskan jika dilihat dari sudut pandang jaringan, Indosat lah yang paling siap.

"Paling siap dalam arti tinggal menghidupkan lisensi," tukasnya.

"Kalau pengalaman negara lain macam-macam, pasti kanibal frekuensi juga. Pengalaman yang kita perlu cermati, ada negara-negara yang membedakan harga layanan 4G dan 3G ternyata tak sesukses negara yang tak membedakan harga layanan 4G dan 3G. Itu kelihatan di Indonesia, harganya tak dibedakan," Alex menandaskan.

(ash/fyk)






Hide Ads