Kategori Berita
Daerah
Layanan
Top Up & Tagihan
Detik Network
detikInet
Benahi 3G, Indosat Belum Berani Jor-joran di 4G

Benahi 3G, Indosat Belum Berani Jor-joran di 4G


- detikInet

Peluncuran 4G LTE Indosat (rou/detikINET)
Balikpapan - Dibandingkan para kompetitornya, Indosat kelihatan yang paling kalem menggelar layanan konektivitas 4G. Meski demikian, anak usaha Ooredoo dari Qatar itu mengaku sudah sangat siap.

"Kita sudah mulai modernisasi jaringan dari 2012. Dari sisi kesiapan kita paling siap. Kenapa gak jor-joran karena kita fokus dulu di 3G," kata Adrian Prasanto Division Head of Public Relation Indosat saat drive test jaringan Indosat di Balikpapan, Kalimantan Timur.

Dikatakan Pras, demikian dia biasa disapa, Indosat memilih tak memaksakan diri karena dalam jaringan 900 MHz, kecepatan maksimal yang bisa didapat hanya 35 Mbps. Sementara dengan jaringan 3G berteknologi U900 dan DC-HSPA+ miliknya diklaim Indosat tembus sampai 42 Mbps.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Di 4G barriernya antara lain handsetnya harus kompatibel, SIM card-nya ganti, kemudian di 1.800 MHz itu baru mau ditata. Kita lihat dulu. Begitu 1.800 MHz selesai ditata, sesegera mungkin kita roll out. Kita Insya Allah siap," ujar Pras mantap.

Indosat juga memastikan bahwa mereka akan melakukan ekspansi besar-besaran ke jaringan 4G LTE saat frekuensi 1.800 MHz bisa digunakan. Setelah menggelar 4G LTE di Jakarta Desember tahun lalu, Indosat pun siap merangkul sebanyak-banyaknya pengguna untuk beralih ke konektivitas generasi keempat tersebut.

"Kuartal dua ini kita akan gelar di Bali dan Jogja. Sekitar dekat-dekat bulan depan kita sudah siapkan," kata Pras lagi.

Desember lalu, saat resmi mengkomersilkan 4G LTE, President Director sekaligus CEO Indosat Alexander Rusli memastikan kesiapan jaringannya.

Indosat memang paling belakangan dibandingkan Telkomsel dan XL Axiata dalam mengkomersialisasikan 4G LTEβ€Ž. Namun kalau nantinya diadu dari jumlah coverage jaringan layanan, anak usaha Ooredoo ini berani diadu.

Telkomsel saat mengkomersialkan 4G LTE di Jakarta dan Bali, 8 Desember lalu, langsung menghidupkan lebih dari 200 eNodeB untuk base station 4G. Jumlah ini dipastikan akan terus bertambah seiring penambahan ekspansi ke 5 kota berikutnya di 2015.

XL yang menyusul β€ŽTelkomsel dua pekan kemudian, langsung menghidupkan 100 eNodeB untuk wilayah Bogor, Yogyakarta, dan Medan. Wilayah lain menyusul setelah XL bisa mengkomersialkan 4G di 1.800 MHz.

Sementara Indosat, saat resmi mengkomersialisasikan 4G LTE memang tidak menyebutkan secara gamblang jumlah eNodeB. Yang jelas, Alexander Rusli kala itu percaya diri mengatakan coverage jaringannya sudah cukup untuk di area β€Žpusat Jakarta, tepatnya di seputaran Monas, Thamrin, dan Sudirman.

"4G LTE kami juga sudah tersedia dari ujung RRI hingga Dukuh Atas. Itu kombinasi di area indoor dan outdoor. Berapa BTS 4G yang sudah on? Saya lupa, tapi dari 32 ribu BTS kami semuanya sudah ready LTE," kata Alex saat itu

(rns/rou)






Hide Ads