Sepeninggal Fadzri Sentosa, kursi Direksi Indosat kembali ada yang kosong. Santer terdengar, alumni Indosat lainnya -- Erik Meijer -- disebut bakal balik kandang.
Β
Ketika dikonfirmasikan langsung ke yang bersangkutan, pria asal Belanda yang sudah fasih berbahasa Indonesia itu masih enggan buka-bukaan.
Ia hanya menjelaskan bahwa posisinya saat direkrut Indosat dulu berbeda dengan Fadzri Sentosa yang baru saja meninggalkan kursi Director & Chief Corporate Solution, Wholesale & Infrastructure.
"Sebenarnya beda tugas. Pak Fadzri kan penugasan dari pemerintah, saya dulu dari Ooredoo," ungkapnya kepada detikINET, Selasa (17/2/2015)
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Erik sendiri sempat mengisi kursi Director & Chief Comercial Officer Indosat pada pertengahan 2012. Sayang, karirnya di Indosat tak lama. Baru setahun menjejakkan kaki di perusahaan itu, ia dibajak oleh Garuda Indonesia untuk mengurusi masalah niaga.
Sampai akhirnya pada Desember 2014, Garuda melakukan perombakan direksi, dimana nama Erik tak lagi berada di antaranya. Setelah inilah nama Erik kembali dikait-kaitkan dengan industri telekomunikasi.
Pria kelahiran 6 September 1970 ini pun pernah mengaku ditawari comeback dengan mengisi kursi di perusahaan telekomunikasi.
βAda beberapa tawaran dari industri telekomunikasi dan juga industri lain. Tetapi saya mau menikmati liburan dulu bersama keluarga sebelum mengambil keputusan. Ada saran saya harus pilih yang mana?β kata suami dari aktris cantik Maudy Kusnaedi ini saat berbincang dengan detikINET, waktu itu.
Namun untuk memastikan Erik bakal kembali ke Indosat atau tidak, masih menunggu Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPS-LB) Indosat pada bulan Mei.
Dengan hengkangnya Fadzri, susunan direksi Indosat saat ini hanya menyisakan Alexander Rusli (Direktur Utama), Curt Stefan Carlsson, (Direktur), Joy Wahjudi, Direktur (sekaligus selaku Direktur Independen), dan John Martin Thompson (Direktur).
Nah, bagaimana meneer, jadi kembali ke industri telekomunikasi? (ash/ash)