Perusahaan Induk Indosat, Ooredoo Group, memiliki komitmen untuk mengembangkan jaringan di luar pulau Jawa. Banyaknya area yang belum tersentuh oleh operator manapun, menjadi pemicu tersendiri bagi perusahaan yang berbasis di Qatar ini.
"Kami telah melakukan banyak investasi di luar Jawa, karena kami memang salah satunya fokus di sana. Investasi di luar jawa khususnya pada 18 bulan terakhir sangat besar," ujar Group Chief Commercial Officer Ooredoo Cynthia Gordon dalam wawancara dengan detikcom di Hotel Princess Sofia Hotel Barcelona, Spanyol.
"(Investasi di luar Jawa) penting bagi kami, karena bahkan ada beberapa wilayah-wilayah yang belum tersentuh operator apapun," sambung perempuan asal Inggris ini.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kami melihat ini peluang yang penting karena ada 40 persen market berada di luar Jawa," ujar Cynthia.
Oredoo sendiri saat ini memegang 65% saham Indosat. Perusahaan yang awalnya bernama Qtel ini dulunya membeli saham Indosat dari Singapore Technologies Telemedia, yang menebus saham Indosat saat pemerintah Indonesia melakukan divestasi pada tahun 2002. (fjr/yud)