Kategori Berita
Daerah
Layanan
Detik Network
detikInet
3 Sektor Bidikan Bisnis M2M Telkomsel

3 Sektor Bidikan Bisnis M2M Telkomsel


- detikInet

(dok.telkomsel)
Jakarta -

Bisnis M2M (machine to machine) semakin jadi lahan garapan operator telekomunikasi. Khusus bagi Telkomsel, ada tiga sektor yang menjadi target bidikan mereka, yakni otomotif, utilitas dan finansial.

Menurut Alex J. Sinaga, Direktur Utama Telkomsel, pihaknya telah siap menawarkan M2M solusi untuk memenuhi kebutuhan bisnis operasional bagi pelanggan korporasi, termasuk menggandeng partner solusi dan perangkat untuk menggunakan M2M platform, yakni Control Center dan Application Platform.

"Segmen korporasi merupakan segmen yang perlu didukung perkembangannya di Indonesia karena efek multiplier yang akan ditimbulkan bagi lingkungannya," papar Alex ketika peluncuran Telkomsel M2M di Ritz Carlton, Pacific Place, Jakarta, Rabu (19/11/2014).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Adapun partner kerjasama Telkomsel dalam mengembangkan Telkomsel Control Center dan Aplication Platform dari tiga sektor industri yang disebutkan tadi antara lain, LIPI, PINS Indonesia, Asuransi Astra, Ghuroba Madani, dan FEC Solution.

Dengan kerjasama itu, Telkomsel akan menyediakan solusi M2M yang bisa dimanfaatkan masyarakat luas, seperti Branchless Banking, Driving Alaytics, Smart Metering, dan Usage Based Auto.

Primadi K. Putra, VP Corporate & Community Telkomsel menambahkan, di antara tiga sektor tersebut komposisi yang paling besar terletak di finansial, yakni 40%. Sedangkan otomotif 30% dan utilitas 30%.

Menurut Primadi, potensi bisnis M2M di Indonesia tahun depan diperkirakan tumbuh mencapai 5 juta user dan kian meledak menjadi 20,9 juta pada tahun 2020.

Primadi mengklaim sebanyak 350 perusahaan yang hadir dalam acara tersebut mengaku tertarik dengan solusi M2M Telkomsel. "Kami sudah ada beberapa pelanggan yang tertarik untuk menggunakan solusi M2M ini, seperti industri finance, consumer good, ritel, dan properti," papar Primadi.

"Saat ini sendiri pelanggan M2M Telkomsel sudah mencapai angka 1,5 juta. Nilainya 1,5% dari total revenue. Telkomsel menargetkan 1,5 juta pelanggan M2M baru di tahun depan," pungkasnya.

(ash/ash)





Hide Ads
LIVE