Kategori Berita
Daerah
Layanan
Detik Network
detikInet
Kompensasi Flexi akan Disalurkan Lewat PINS

Kompensasi Flexi akan Disalurkan Lewat PINS


- detikInet

Ilustrasi (gettyimages)
Jakarta -

Telkom akan memberi tugas kepada anak usahanya, PINS Indonesia, untuk mengurus kompensasi bagi 4-5 juta pelanggan CDMA Flexi yang akan segera dipindahkan ke layanan seluler Telkomsel dalam waktu dekat.

Menurut Vice President Public Relations Telkom Arif Prabowo,β€Ž β€Žkompensasi berupa diskon pergantian perangkat dari CDMA ke GSM akan diberikan kepada pelanggan Flexi yang rata-rata penggunaan pulsanya tiap bulan atau Average Revenue Per User (β€ŽARPU) minimal Rp 10 ribu.

"Nanti kita gandeng PINS Indonesia, anak usaha kami, dimana gerai dan jalur distribusinya digunakan untuk tempat pergantian voucher. Kita pilih memberikan diskon pembelian perangkat agar lebih fair. Soalnya tak mudah menentukan harga bekas dari perangkat konsumen," paparnya di Jakarta, Kamis (18/9/2014).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Sementara untuk pelanggan korporasi dari Flexi, akan dilakukan negosiasi secara business to business sesuai dengan fasilitas yang didapatnya selama ini. β€œKami memang fokus ke pelanggan agar tidak pindah dari Telkom Group,” tegas Bobby, panggilan akrab Arif Prabowo.

Seperti diketahui, Telkom sudah mendapatkan lampu hijau untuk memindahkan Flexi ke Telkomsel pasca keluarnya aturan penataan frekuensi 800 MHz oleh pemerintah. Frekuensi Flexi akan dimanfaatkan untuk 3G oleh Telkomsel guna menunjang layanan data.

"Persiapan migrasi Flexi sudah dimulai. Kita usahakan semua sesuai dengan jadwal," ungkap Direktur Utama Telkom Arief Yahya saat ditemui kemarin di kantor Kemendikbud, Jakarta.

Sementara Bobby menambahkan, saat ini pihaknya sedang dalam tahap persiapan sistem, customer service, dan billing system di Telkom serta Telkomsel.

β€œKita perkirakan mulai akhir September ini proses migrasi sudah dimulai. Kita simulasi terus dengan mengambil sampel dari basis pelanggan Flexi paling besar dan kompleks serta yang paling sedikit,” katanya.

Diungkapkan, pelanggan Flexi paling besar di Jawa Timur yakni sekitar satu juta pelanggan, disusul Jakarta dan sekitarnya sebanyak 750 ribu pelanggan, sementara sisanya menyebar di propinsi lainnya. Telkom menargetkan proses migrasi ini akan tuntas dalam waktu enam bulan.

β€œTantangan memindahkan pelanggan di daerah adalah nomor Flexi menjadi kartu utama, ini tak mudah. Kita berikan fasilitas call forwarding jika nomor kartu AS sebagai kompensasi sudah aktif. Setelah fasilitas call forwarding habis akan ada fasilitas pengumuman kala orang menghubungi yang menginformasikan nomor itu sudah berganti,” jelasnya.

Sementara untuk nomor pelanggan yang baru, Telkomsel sebelumnya pernah mengungkapkan akan mengusahakan nomor yang sama β€Žuntuk pelanggan eks Flexi. Setidaknya, kesamaannya untuk lima digit nomor terakhir.

(rou/ash)





Hide Ads