"Sekarang, kami pasti nomor dua, operator terbesar kedua di Indonesia. Menjadi nomor satu menjadi mimpi yang akan diwujudkan kerja keras," kata Chief Technology & Digital Services Officer XL, Dian Siswarini di RM Dapur Dusun, Samarinda, Senin (19/5/2014).
Dian menjelaskan, untuk mewujudkan hal itu, akusisi Axis menjadikan eksistensi XL semakin kuat di bisnis telekomunikasi dan layanan data dengan menggunakan spektrum frekuensi yang selama ini digunakan oleh Axis.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Terlebih lagi sejak dua tahun lalu, kami gencarkan layanan Digital Services untuk mencari revenue baru semisal melalui layanan e-commerce melalui nilai investasi kami USD 10 juta per tahun," tambah Dian.
"Kita garap lebih jauh untuk area-area yang selama ini belum tergarap maksimal, area-area yang masih berkontribusi kecil dan kami akan gencarkan di antaranya di North Region--membawahi Kalimantan, Sulawesi dan Papua," ungkapnya.
(rou/rou)