Kategori Berita
Daerah
Layanan
Detik Network
detikInet
Laporan dari Hong Kong
Smartfren Ingin 'Pelihara' LTE & EVDO Bersamaan
Laporan dari Hong Kong

Smartfren Ingin 'Pelihara' LTE & EVDO Bersamaan


- detikInet

Ilustrasi Smartfren (rou/detikINET)
Hong Kong - Pengguna data berbasis EVDO dari Smartfren tak perlu risau tentang rencana pemerintah yang mendorong operator CDMA ini migrasi menggunakan teknologi 4G LTE. Sebab, LTE dan EVDO bukan tidak mungkin diadopsi bersamaan.

Roberto Saputra, Head of Brand & Marcomm Smartfren, mengatakan pelanggannya secara keseluruhan maupun pemakai ponsel seri Andromax pada khususnya, tak perlu khawatir akan rencana tersebut. Meski pada akhirnya mengadopsi LTE, dia menjamin teknologi EVDO yang kini diandalkan Smartfren masih akan tetap didukungnya.

"Tak akan berdampak pada pengguna layanan EVDO Smartfren. Kami akan tetap mendukungnya, meski akhirnya pemerintah mewajibkan implementasi LTE," ujar Roberto di sela acara Smartfren Press Trip 2014 di Hong Kong.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dia menambahkan LTE memang penting, namun tak bisa dipungkiri bahwa migrasi tersebut dapat menganggu jutaan pelanggan yang mengandalkan perangkat berbasis EVDO. Apalagi, sebagian besar jumlah pelanggan mereka berasal dari sana.

Jalan tengah yang bisa diambil pun dilakukan. Bila memungkinkan, adopsi LTE dan EVDO akan berjalan beriringan. Kendati tidak disebutkan secara terperinci, bagaimana caranya.

"Jadi nantinya jalan beriringan antara LTE dan EVDO. Artinya, konsumen yang menggunakan ponsel seri Andromax tak perlu khawatir harus mengganti ponselnya untuk tetap merasakan layanan Smartfren," Roberto meyakinkan.

Sebelumnya, pihak Smartfren pernah sesumbar bahwa Β mereka bisa dengan mudah switching ke jaringan LTE karena kanal yang dimiliki di 1.900 MHz sangat memungkinkan untuk migrasi.

(yud/tyo)







Hide Ads