Sejauh ini jangkauan 4G yang dimiliki Bolt masih bersifat lokal atau masih hanya di Jabodetabek saja. Namun seiring berjalannya waktu, Bolt berjanji akan memperluas jangkauannya ke kota-kota besar lainnya.
Pun begitu, masalah drop kecepatan adalah hal yang pasti ditemui pada implementasi teknologi anyar semacam 4G. Bolt mengakui meski telah berusaha maksimal, masih ada wilayah yang belum sepenuhnya terlayani jaringan 4G.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sejumlah masalah memang masih dialami sejumlah pengguna Bolt. Rata-rata mengeluhkan kecepatan koneksi yang tak sesuai ekspektasi. Devid mengatakan masalah tersebut terjadi karena pengguna Bolt berada di lokasi blankspot atau wilayah yang coverage layanannya minim jaringan 4G Internux.
"Di tempat tinggal saya kecepatan koneksi Bolt lumayan cepat, mengalahkan jaringan seluler di ponsel saya. Tapi di tempat kerja saya kecepatan justru menurun drastis. Masih milih-milih tempat nih," keluh salah satu pengguna Bolt kepada detikINET.
(rou/rou)