Kategori Berita
Daerah
Layanan
Detik Network
detikInet
Natal-Tahun Baru, Telkomsel Kawal 568 Area 'Premium'

Natal-Tahun Baru, Telkomsel Kawal 568 Area 'Premium'


- detikInet

Alex J. Sinaga di Mobile Grapari (dok. Telkomsel)
Jakarta - Seperti Lebaran, momen Natal dan Tahun Baru (NARU) juga mendapat perlakuan istimewa dari operator seluler. Telkomsel misalnya, punya area-area Premium yang bakal dikawal lebih ketat.

Direktur Telkomsel Alex J. Sinaga menjelaskan, area 'Premium' yang dimaksud adalah titik keramaian yang sebelumnya telah diidentifikasi untuk mempermudah pemantauan kualitas layanan dan jaringan di lapangan.

"Titik-titik ini kemudian kami kenal dengan nama PREMIUM, yang merupakan singkatan dari titik-titik utama yang menjadi perhatian Telkomsel jelang NARU. Seperti public services, religious events, entertainment events, mall dan shooping center, indoor events, uniqueness, serta massive crowd sebanyak 568 titik," paparnya dalam keterangan yang diterima detikINET, Kamis (19/12/2013).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Titik-titik Premium ini kemudian dikategorikan lagi menjadi 51 titik platinum, 227 titik gold dan 290 gold sesuai dengan kebutuhan pelanggan Telkomsel saat ini.

"Premium juga berarti Telkomsel berkomitmen memberikan layanan yang 'premium' atau 'utama' kepada para pelanggan agar dapat menikmati perayaan Natal dan Tahun Baru dengan nyaman," tegas Alex.

Selain itu Tim Satgas NARU Telkomsel juga diklaim telah siap bertugas mengawal kualitas jaringan. Tim ini terdiri dari hampir 100 sumber daya manusia yang terdiri mulai dari tim Network Operation Monitoring, Netwok Quality, IT, Sales & Customer Case, dan lainnya.

Hingga saat ini Telkomsel telah memiliki 67.000 BTS yang tersebar di seluruh pelosok Nusantara. Untuk mengantisipasi lonjakan trafik yang mungkin terjadi, anak usaha Telkom itu juga telah meluncurkan 400 Compact Mobile BTS (COMBAT) untuk menjamin kualitas jaringan menjelang momen Hari Natal 2013 dan Tahun Baru (NARU) 2014 agar tetap prima.

COMBAT sendiri sebenarnya telah dioperasikan oleh Telkomsel sejak tahun 2001 yang ditujukan untuk memenuhi kebutuhan pelanggan akan jaringan seluler secara fleksibel, khususnya yang bersifat tidak tetap. COMBAT dialokasikan di seluruh wilayah Indonesia khususnya di lokasi-lokasi yang membutuhkan percepatan penggelaran jaringan namun kurang mendukung dari sisi ketersediaan lahan.

Selain itu dibandingkan dengan tahun lalu, kemampuan penanganan pelanggan VLR (Visitor Location Register) ditingkatkan sebesar 211 juta pelanggan (kenakan sebesar 1.9% dibandingkan tahun kapasitas VLR tahun lalu). Kapasitas HLR (Home Location Register) tahun ini juga meningkat sebesar 330.3 juta pelangan (kenaikan sebesar 11.6% dibandingkan kapasitas HLR tahun lalu).

Sedangkan jumlah BSC (Base Station Controller) yang mengkoordinasikan beberapa BTS ditingkatkan menjadi 585 buah (kenaikan sebesar sebesar 0,9% dibandingkan jumlah BTS tahun lalu), menggunakan kapasitas BSC yang lebih besar.

Dan peningkatan kapasitas OCS (Online Charging System) sebesar 189 juta pelanggan (kenaikan sebesar 8,9% dibandingkan kapasitas OCS tahun lalu) diharapkan akan memberikan kenyamanan pelanggan dalam berkomunikasi dan mengakses layanan data.

"Dari sisi layanan, kami menyiagakan seluruh armada Mobile GraPARI yang kami miliki di seluruh Indonesia untuk menjamin ketersediaan produk melalui 433 modern channel siaga, 1.853 outlet siaga dan layanan kepada pelanggan. Secara total kami akan mengerahkan sebanyak 268 Mobile GraPARI di lokasi-lokasi yang masuk dalam kategori PREMIUM," lanjut Alex.

"Selain itu 413 GraPARI kami dan Call Centre juga akan beroperasi untuk mendukung kelancaran NARU," imbuhnya.

Data Masih Perkasa

Selama periode NARU tahun ini, Telkomsel memperkirakan kenaikan terbesar terjadi pada layanan data seperti halnya saat Lebaran. Adapun kenaikannya diprediksi mencapai 426 Terabyte atau naik 8,6% dibandingkan hari normal.

Layanan voice diperkirakan menjadi 1,29 miliar menit atau naik 2,3% sedangkan trafik SMS diperkirakan mengalami kenaikan 977 juta SMS atau naik 0,5% untuk trafik SMS dibandingkan dengan trafik normal hari biasa di tahun 2013.

"Adapun kenaikan terbesar untuk layanan Voice dan SMS kami prediksi akan terjadi pada malam menjelang Tahun Baru, dengan perkiraan kenaikan voice sebesar 1,37 miliar menit atau mengalami kenaikan sebesar 9,0% dan jumlah SMS sebesar 1,04 miliar SMS per hari atau mengalami kenaikan sebesar 7,0%," ungkap Alex.

"Sedangkan kenaikan terbesar untuk layanan data akan terjadi pada malam Natal, dengan perkiraan kenaikan sebesar 455 Terabyte atau mengalami kenaikan sebesar 16,1%," ia menandaskan.


(ash/fyk)







Hide Ads