Kategori Berita
Daerah
Layanan
Top Up & Tagihan
Detik Network
detikInet
Slot Orbit Satelit Indosat Diincar Banyak Perusahaan

Slot Orbit Satelit Indosat Diincar Banyak Perusahaan


Ardhi Suryadhi - detikInet

Satelit Palapa C2 (rou/detikINET)
Jakarta - Bak kursi panas, slot orbit 150,5 Bujur Timur (BT) yang saat ini tengah dihuni satelit Palapa C2 milik Indosat, disebut-sebut diincar banyak peminat.

Hal ini diungkapkan Menkominfo TIfatul Sembiring saat berbincang dengan detikINET di sela KTT APEC 2013 di Nusa Dua, Bali.

Seperti diketahui, pemerintah melalui Kementerian Kominfo telah mengirimkan surat resmi untuk mencabut hak kelola slot orbit yang sebelumnya dikuasakan ke Indosat. Surat yang ditandatangani Menkominfo Tifatul Sembiring ini telah dikirimkan akhir September lalu.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Sontak, pihak Indosat dibikin kalang kabut atas surat pencabutan slot orbit ini. Kerugian USD 250 juta atau sekitar Rp 2,9 triliun pun sudah di depan mata anak usaha Ooredoo (dulu bernama Qatar Telecom) tersebut.

Pertanyaan yang kemudian muncul adalah, setelah pemerintah menarik kembali slot orbit tersebut, lantas mau diserahkan ke mana pengelolaannya?

"Belum ditarik kok sudah dialihkan?" elak Tifatul.

Pun demikian, ia tak menampik jika slot orbit yang saat ini masih diisi satelit Palapa C2 Indosat itu diincar banyak perusahaan.

"Banyak yang mau, banyak peminat. Banyaklah perusahaan yang lain. Memiliki satu slot orbit satelit itu sesuatu yang penting dan tidak mudah untuk mencari orbit baru," ujar Tifatul, tanpa menyebut peminat yang dimaksud.

"Dan (slot orbit) itu negara yang harus mengajukan ke ITU (International Telecommunication Union). Jadi negara juga bisa men-take over (mengambil alih kembali-red.)," lanjutnya.

Isu yang beredar menyebut, slot orbit 150,5 BT diinginkan oleh konsorsium perbankan yang ingin memiliki satelit sendiri untuk jalur komunikasi.

Ketika hal itu coba dikonfirmasi ke Menkominfo, sayang ia enggan mengungkapnya lebih jauh dengan alasan slot orbit tersebut kini masih diisi oleh satelit Indosat.

(ash/fyk)





Hide Ads