Direktur Network Telkomsel Abdus Somad Arief mengatakan, Telkomsel menggunakan pita frekuensi 1800 MHz selebar 5 MHz pada trial LTE untuk menyambut KTT APEC 2013 di Nusa Dua, Bali. Ada 39 eNodeB (BTS 4G LTE) yang disiapkan dengan cakupan seluruh lokasi strategis terkait KTT APEC.
"Lebar frekuensi yang digunakan idealnya 10 MHz, Telkomsel sendiri punya frekuensi selebar 22,5 MHz di pita 1800 MHz. Jadi kita harus pintar-pintar mengatur agar tak mengganggu pelanggan 2G dan 3G di Bali," lanjut Asa, panggilan akrab Abdus Somad Arief.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Saat ini Telkomsel menyiapkan 1.344 BTS dengan kapasitas empat kali lipat, dan untuk meningkatkan coverage, kapasitas, dan capability di lokasi APEC berlangsung tidak kurang 181 BTS baru telah dibangun dan 320 BTS di-upgrade serta dioptimisasi.
"Telkomsel juga menyediakan 10 unit Combat (Mobile BTS), 1.400 titik akses FlashZone Seamless dan menyiapkan pusat pengendali operasi layanan di Nusa Dua dan Command Center di Denpasar dan Jakarta," lanjut Asa.
Ivan Cahya Permana, VP Technology and System Telkomsel menambahkan, jumlah pelanggan Telkomsel di Bali sudah lebih dari 6 juta pelanggan. Dimana 5 juta di antaranya masih bergantung dengan layanan 2G yang tersebar di berbagai wilayah di Bali.
"Kami sudah hitung-hitung ada sekitar 30 ribu pelanggan 2G di Nusa Dua. Jadi jika ada kapasitas 2G di 1800 MHz yang dialokasikan sementara untuk 4G LTE, itu kami sudah perkirakan tidak akan mengganggu," tukasnya.
"Ibaratnya di jalan tol 2G awalnya ada 10 jalur, kini kami pakai 2 jalur untuk 4G LTE. Nah, di sisa 8 jalur itu dicukupkan untuk pelanggan 2G," Ivan memaparkan.
Layanan trial 4G LTE Telkomsel bakal menyelubungi mulai dari kawasan Bandara Ngurah Rai, BNDCC (Bali Nusa Dua Convention Center), BICC (Bali International Convention Center), Hotel Sofitel, dan sekitarnya.
"Jika Anda dari bandara mau ke Kuta dan melalui jalan arteri (tidak lewat tol baru di atas laut) ke Nusa Dua, sudah bisa merasakan kecepatan LTE Telkomsel," imbuh Ivan.
"Telkomsel menjamin dengan adanya trial LTE tak akan mengganggu pelanggan 2G dan 3G. Karena penggunaan di daerah sini (Nusa Dua-red.) sudah dihitung berapa komposisi pelanggan 2G dan 3G," tandasnya.
Rentang frekuensi 1800 MHz bisa jadi opsi yang paling direkomendasikan untuk layanan LTE di Tanah Air. Terlebih, 70% dari operator yang sudah menggelar LTE bermain di frekuensi 1800 MHz. Alhasil, ini berpengaruh terhadap ketersediaan dan dukungan handset yang lebih beragam.
Pada peluncuran 4G LTE 11 September lalu di kawasan BTDC (Bali Tourism Development Corporation) yang merupakan lokasi utama penyelenggaraan KTT APEC 2013, kecepatan mengunduh LTE Telkomsel mampu menembus angka 61 Mbps atau lebih dari 40 kali lipat kecepatan 3G pada saat uji coba.
Memang, angka ini masih bisa diperdebatkan saat realisasi sesungguhnya di lapangan. Sebab seperti 3G, setiap kecepatan data yang ditransfer itu tergantung dari padatnya trafik.
Untuk meningkatkan user experience pelanggan dalam menggunakan 4G LTE, Telkomsel menyediakan 'LTE Corner' di beberapa lokasi yaitu Bandara Ngurah Rai, BNDCC, GraPARI Kutabex, dan GraPARI Kios Nusa Dua.
Telkomsel juga menyiapkan 5.000 kartu perdana khusus simPATI APEC 4G Trial untuk melayani kebutuhan komunikasi delegasi negara, tamu, dan peserta KTT APEC 2013.
(ash/fyk)