"Jadi memang kita berharap bisa menyelesaikan pembangunan kabel fiber optic sejauh 9.600 kilometer. Tahun ini kita berharap bisa sudah selesai," kata Agus Simorangkir, kepada detikINET, Kamis (20/6/2013).
Simo, demikian panggilan akrabnya menyebutkan, pembangunan kabel Fiber Optic (FO) tersebut nantinya akan menghubungkan daerah -daerah di Indonesia. Saat ini pembangunan masih mengerjakan kabel FO dari Banda Aceh ke Medan, tepatnya di daerah Danau Toba.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
XL memang sengaja membangun kabel Fiber Optic sejauh mungkin semata-semata demi memuaskan pelanggan. Dari segi layanan data, mereka mengklaim kini bisa dua kali lebih kencang. Selain itu, dengan kabel FO mereka juga mampu menerobos halangan yang selama ini sulit dijangkau.
"Tak usah jauh-jauh, di daerah Monas itu kan tidak boleh dipasang BTS tapi harus tetap terhubung dengan sinyal. Nah, dengan kabel FO ini kita bisa lakukan meski BTS-nya jauh dari kawasan tersebut," klaim Simo.
Kabel FO yang sedang dikebut pengerjaanya tersebut dananya diambil dari Capex 2013, dimana Rp 8 triliun dikucurkan untuk membangun infrastruktur 3G.
(tyo/rns)