"Kami akan mengganti seluruhnya dengan BTS yang baru. Di Jakarta saja ada 10 ribu dan secara nasional total ada 25 ribu tahun ini," kata Erik Meijer, Director & Chief Commercial Indosat, di kantor pusat Indosat, Jakarta.
Menurut dia, BTS lama yang digantikan oleh BTS baru ini sebagian akan dibuang dan sebagian lagi akan dialokasikan ke daerah lain sebagai bagian ekspansi Indosat. "BTS baru ini juga sudah siap untuk di-upgrade ke 4G LTE, tinggal ganti radio saja," ucap suami dari aktris Maudy Koesnaedi ini.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Tak cuma untuk replacement BTS, tapi capex tahun ini juga untuk bangun backbone. Tujuannya jelas untuk memperbesar kapasitas. Kalau dulu 2MB cukup, tapi sekarang bicaranya kan sudah gigabyte-an," tutur Erik.
Selain untuk memperbesar kapasitas, jaringan yang lebih lapang bandwidth itu juga diharapkan mampu menggenjot average revenue per user (ARPU) saat ini dan menambah jumlah pelanggan secara signifikan.
"ARPU kita saat ini Rp 27 ribu. Untuk growth subscriber kita ikutan (menargetkan) sedikit di atas pasar. Lebih banyak makin baik," pungkas mantan petinggi Telkomsel dan Bakrie Telecom tersebut.
(rou/ash)