Menurut Kepala Pusat Informasi dan Humas Kementerian Kominfo, Gatot S Dewa Broto, tiga perintah dari Kominfo ini harus segera dilaksanakan para operator.
"Pertama, amankan segera sentra-sentra telepon otomat yang strategis. Yang namanya banjir kan sering, meski kita tidak kehendaki musibah itu, namun protap (prosedur tetap)-nya kan ada, sehingga tahu antisipasinya," kata Gatot kepada detikINET, Kamis (17/1/2013).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Ketiga, jangan berdalih karena musibah, kemudian jaringan dan kualitas terganggu. Saat ini kepanikan publik cukup tinggi. Akibatnya media sosial menjadi penting. Belum terhitung komunikasi para korban banjir dan relawan yang butuh komunikasi," tegas Gatot.
Nah, berdasarkan laporan para operator kepada Kominfo, kata Gatot, situasi masih terkendali.
"Mereka punya rescue team yang cepat bergerak ke daerah titik rawan. Dan itu sesuai dengan pantauan laporan masyarakat dan pegawai kami di lapangan. Terbukti komunikasi di media sosial cukup lancar untuk share informasi," ujarnya.
Ia juga menegaskan, instruksi ini tidak hanya berlaku untuk hari ini saja, tetapi berlaku juga untuk satu bulan ke depan, dan tidak hanya di Jabodetabek tapi di seluruh daerah yang terkena musibah.
"Ya, karena hit-nya (orang bertelekomunikasi) tinggi banget. Lebih tinggi daripada saat pergantian tahun baru," tandas Gatot.
(rou/ash)