Kategori Berita
Daerah
Layanan
Top Up & Tagihan
Detik Network
detikInet
'Pertunangan' Satelit Telkom-Indosat Kandas

'Pertunangan' Satelit Telkom-Indosat Kandas


- detikInet

Roket Proton-M
Jakarta -

'Pertunangan' antara Telkom dan Indosat dalam rencana membangun satelit bersama senilai USD 200 juta di tahun 2014 mendatang terpaksa kandas karena salah satu pihak merasa tidak cocok dan memilih mundur.

Demikian dikonfirmasi Alexander Rusli, Presiden Director & CEO Indosat usai peluncuran resmi iPhone 5 di 7-eleven Teluk Betung, Jakarta, Jumat dinihari (14/12/2012.

"Waktu itu kan cuma MoU (Memorandum of Understanding), belum mengikat. Karena Telkom merasa nggak cocok dengan perkembangan kebutuhan mereka, ya akhirnya mereka mundur dan memilih bangun sendiri," ungkap Alex.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Rencana kerja sama pembangunan satelit ini sejatinya telah dikukuhkan Telkom dan Indosat dalam nota kesepahaman atau MoU pada Agustus 2010 lalu.

Waktu itu, kesepakatan yang disaksikan oleh Menkominfo Tifatul Sembiring ini ditandantangani oleh Rinaldi Firmansyah dan Harry Sasongko, saat keduanya masih menjabat sebagai Dirut Telkom dan Dirut Indosat.

"Ibarat orang menikah itu kita baru tunangan," kata Harry dan Rinaldi saat itu tentang rencana satelit yang akan mengorbit di slot 150,5 derajat bujur timur yang saat itu diisi satelit Palapa C2.

Namun dalam perjalanannya, Telkom ternyata tak melanjutkan 'pertunangan' itu dan memilih untuk membangun satelitnya sendiri melalui satelit Telkom-3. Untung tak dapat diraih malang tak bisa ditolak, satelit Telkom-3 malah ikutan kandas dan gagal mengorbit.

(/)





Hide Ads