Kategori Berita
Daerah
Layanan
Top Up & Tagihan
Detik Network
detikInet
Demo Karyawan Ganggu Jaringan, Huawei Bisa 'Dijewer'

Demo Karyawan Ganggu Jaringan, Huawei Bisa 'Dijewer'


- detikInet

Demo Karyawan Huawei (rou/inet)
Jakarta - Dalam salah satu orasinya, karyawan Huawei yang demo mengancam bakal melumpuhkan jaringan telekomunikasi yang dioperasikan jika tuntutan mereka tak juga dipenuhi oleh pihak manajemen perusahaan.

"Kami akan melumpuhkan Gedung Tifa. Di situ akan kita hentikan semua project Telkomsel, Indosat, HCPT, MNC, SCTV. Kami sudah dapat dukungan dari Sepakat, Serikat Pekerja Telkomsel," kata para Serikat Pekerja Huawei dalam orasi demonya, Kamis (29/11/2012).

Tentu saja hal itu tidak diinginkan banyak pihak. Namun jika sampai kejadian, maka siap-siap saja bagi Huawei untuk kena 'jewer' Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Menurut Kepala Humas dan Pusat Informasi Kementerian Kominfo Gatot S. Dewa Broto, jika eskalasi demo meluas dan sampai mengganggu jaringan operator telekomunikasi, maka bisa masuk ranah UU Telekomunikasi yang mengatur kualitas layanan.

"Memang dalam UU Telekomunikasi tidak menyebut vendor jaringan, tetapi penyelenggara jaringan telekomunikasi (operator) sebagai pihak yang bertanggungjawab terhadap kualitas jaringan. Tetapi tentu saja kami tidak melihat secara kaku," kata Gatot kepada detikINET, Kamis (29/1/2012).

"Jika saat diinvestigasi kesalahan bukan pada operator, tapi lantaran ketergantungannya terhadap vendor jaringan tertentu, tentu si vendor yang akan diperingatkan," lanjutnya.

Adapun peringatan yang bisa dilakukan Kominfo mulai dari surat peringatan pertama sampai ketiga dengan masing-masing memiliki jeda 14 hari kerja.

Kalau surat peringatan itu tidak diindahkan dan tidak sesuai dengan ketentuan, lalu diverifikasi bisa saja terjadi pencabutan izin.

"Tapi perusahaan yang besar itu jarang sampai pencabutan izin, baru dapat surat peringatan pertama dan kedua saja mereka sudah tidak mau," Gatot menandaskan.
(ash/tyo)







Hide Ads