Vendor asal Swedia ini mengaku tak takut berkompetisi dengan para vendor jaringan seperti Huawei dan ZTE yang kian menggerogoti pasar dengan penawaran harga infrastruktur yang jauh lebih murah.
CEO Ericsson Group Hans Vestberg, mengaku percaya diri masih akan mampu mempertahankan kepemimpinan pasar Ericsson dalam jangka panjang dengan mengandalkan teknologi dan pelayanan yang diklaim lebih inovatif.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ericsson mengakui, kiprah para vendor jaringan dari China ini kian menggurita dan membuat kompetisi kian ketat. Dari 15 vendor jaringan lima tahun lalu, kini persaingan menyisakan lima vendor saja. Namun seleksi alam itu dinilai telah membuktikan Ericsson mampu bertahan di puncak klasemen.
"Mereka datang dengan services dan teknologinya, begitu pun dengan kami. Selama produk kami masih tinggi nilai jualnya, buat apa kami ikut menurunkan harga. Posisi kami masih nomor satu dengan market share lebih dari 60% dan itu dua kali lipat dari share yang dikuasai nomor dua," pungkas Vestberg.
(rou/ash)