"Soal data itu sebetulnya sudah menjadi tren di seluruh dunia, termasuk Indonesia. Tapi kalau dibilang saat ini terjadi price war (perang harga), tidak juga karena ini kan menjawab kebutuhan pelanggan data yang semakin tinggi," terang Head of Marketing Communication Group Telkomsel Irlamsyah Syam, di kafe Blowfish, Jakarta, Rabu (5/9/2012).
Dia menambahkan, saat ini dari 120 juta pelanggan Telkomsel, sebanyak 49 juta adalah pelanggan data. Operator 'pelat merah' ini menargetkan total 70 juta pelanggan data hingga akhir tahun ini.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Untuk itulah penting bagi Telkomsel untuk memperluas coverage dan memperhatikan kualitas tarfik data ini. Kami pun berusaha memberikan paket internet dengan harga yang kompetitif," ungkapnya.
Seperti program yang baru saja dirilis, Telkomsel berani menawarkan paket internet dengan kecepatan up to 7.2 Mbps dengan harga kompetitif. Untuk paket kuota 2GB ditawarkan harga Rp 60 ribu dengan masa aktif 45 hari. Sementara itu paket kuota 500 MB, harganya hanya Rp 20 ribu dengan masa aktif 30 hari.
Walaupun kecepatan 'up to 7,2 Mbps', Irlamsyah tidak menjamin juga bila pelanggan akan merata mendapatkan kecepatan internet tersebut.
"Ada beberapa faktor ya, tapi biasanya kalau pelanggan yang dekat dengan BTS 3G dan tidak berada di dalam gedung biasanya dapat kecepatan segitu," tandasnya.
(tyo/ash)