Kategori Berita
Daerah
Layanan
Top Up & Tagihan
Detik Network
detikInet
3G Sudah Mahal, Jangan Dibebani Biaya Lagi

3G Sudah Mahal, Jangan Dibebani Biaya Lagi


Achmad Rouzni Noor II - detikInet

Diskusi Rethinking Spectrum Management (rou/inet)
Jakarta -

Harga spektrum frekuensi 3G di Indonesia ternyata lebih mahal jika dibandingkan dengan negara-negara G7 seperti Prancis, Jerman, Jepang, Inggris, maupun Amerika Serikat.

Berdasarkan kajian dari lembaga riset Ovum dan Lembaga Pengembangan dan Pemberdayaan Masyarakat Informasi (LPPMI), harga spectrum fee per populasi pelanggan di Prancis (USD 0,0132), Jerman (USD 0,0002), Jepang (USD 0,0163), Inggris (USD 0,0069), dan Amerika Serikat (USD 0,0006).

"Sementara dari hasil kajian kami di Indonesia, harga spektrum 3G per MHz per populasi sebesar USD 0,01716 atau sekitar Rp 160 per pelanggan," papar Direktur Eksekutif LPPMI Kamilov Sagala dalam diskusi Rethinking Spectrum Management, di Seremanis, Jakarta, Selasa (10/7/2012).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dengan harga yang sudah tinggi, Kamilov pun mendesak kepada pemerintah dan regulator, agar tak membebani operator dengan harga spektrum yang tinggi untuk mendapatkan tambahan blok 3G berikutnya. Apalagi dengan kenyataan spectrum fee Indonesia sudah berada di atas beberapa negara G7.

"Harga spektrum yang tinggi pada gilirannya akan dibebankan ke masyarakat pengguna juga. Sehingga menjadi faktor penghambat peningkatan jumlah pengguna, khususnya layanan broadband wireless," katanya.

LPPMI juga menyarankan, perlu disiapkan metode lain dalam hal biaya penggunaan spektrum. Seperti cukup menggantikan administrative cost recovery saja.

"Untuk menghindari melambungnya harga spektrum, pilihan menggunakan beauty contest adalah pilihan terbaik dengan evaluasi setiap 10-15 tahun, bukan seumur hidup seperti yang terjadi di India," perlu .

Direktur Penataan Sumber Daya Ditjen SDPPI Kementerian Kominfo, Titon Dutono memastikan tak akan ada lonjakan harga signifikan dalam seleksi beauty contest 3G mendatang.

"Pemerintah tidak akan cari duit dari spektrum. Yang kami inginkan hanya agar penggunaan frekuensi bisa efektif dan efisien sesuai kebutuhan untuk melayani pelanggan," jelasnya dalam kesempatan yang sama.

(rou/eno)





Hide Ads