Ada banyak faktor yang membuat mengapa pelanggan lebih melirik layanan prabayar ketimbang pascabayar. Pertama adalah terkait registrasi pascabayar yang dianggap rumit.
"Di Indonesia memang kebalikan dibandingkan di luar negeri, di sana pascabayar lebih tinggi ketimbang prabayar. Alasan utama yang banyak ditemui, karena terlalu ribet. Prasayaratnya harus mengisi formulir dan menyerahkan kartu identitas," jelas Vice President Marketing Group Telkomsel Ririn Widaryani, usai peluncuran program baru KartuHalo, di Plasa Senayan, Jumat (29/6/2012).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Alasan lain yang tak kalah penting, kepemilikan pascabayar yang harus membutuhkan waktu banyak. Karena mereka harus mendaftarkan diri ke loket tertentu.
"Berbeda dengan kartu prabayar, di toko-toko kecil saja banyak ditemui. Daftarnya juga mudah. Makanya habis pakai, buangnya juga mudah," katanya, setengah mengeluh.
Di tahun ini, Telkomsel mencoba menggaet pelanggan lebih banyak dari layanan 'pakai dulu baru bayar' tersebut. Walau tak muluk-muluk, diharapkan akhir tahun ini ada 2,5 juta pelanggan baru KartuHalo atau naik 300 ribu dari sebelumnya.
Demi memuluskan langkahnya ini, ada beberapa yang diubah oleh operator berplat merah tersebut. Salah satunya adalah kemudahan dalam melakukan registrasi.
"Sekarang sudah bisa daftar lewat internet, asal ada kartu kredit, biasanya pasti diterima. Bahkan kartunya kita antar ke rumah," tandas wanita berjilbab ini.
(rou/rou)