Seperti dipaparkan Heru Sutadi, penggagas IndoLTE Forum, iPad yang sudah mengusung teknologi LTE itu tidak bisa digunakan karena pilihan frekuensinya beda. New iPad yang dirilis Apple mengacu pada standard frekuensi LTE 700 MHz yang digunakan di Amerika.
"Di iPad 4G ini tidak ada opsi untuk LTE yang diselenggarakan di Australia. Akhirnya, percuma saja, New iPad itu jadi tidak bisa dipakai. Konsumen mengeluh, dan akhirnya lambang 4G-nya dicabut oleh Apple dan sekarang cuma bisa pakai WiFi," kata dia dalam diskusi LTE di Sere Manis, Jakarta.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Di Indonesia saat ini, pita frekuensi untuk jalur LTE memang belum tersedia. Namun Heru melihat ada banyak opsi yang bisa dipilih. Mulai dari 700 MHz, 900 MHz, 1.800 MHz, 2,1 GHz, 2,3 GHz, 2,5 GHz.
Sayangnya, tidak semua dari frekuensi itu available untuk digunakan saat ini. 700 MHz masih digunakan oleh siaran televisi terrestrial free-to-air, 900 MHz dan 1.800 MHz masih digunakan untuk seluler 2G, 2,1 GHz digunakan untuk seluler 3G, dan 2,5 GHz dipakai untuk siaran televisi berbayar satelit.
"Hanya 2,3 GHz yang masih tersedia 60 MHz, karena baru terpakai 30 MHz untuk Wimax. Namun belum optimal karena mayoritas operator LTE di dunia banyak yang menggunakan 700 MHz. Nah, 700 MHz ini baru akan tersedia 2018 nanti setelah semua migrasi ke televisi digital," kata Heru.
Berdasarkan data yang dirangkum Heru dari Global Mobile Suppliers Association (GSA), hingga akhir 2012 nanti diperkirakan akan ada 144 jaringan LTE yang diselenggarakan operator di 59 negara.
"Hingga 4 Juni 2012 ini sudah ada 33 jaringan diluncurkan yang berarti terdapat total 80 jaringan komersial sejak LTE dihadirkan 2009 lalu," paparnya.
LTE yang disebut juga sebagai 3GPP E-UTRAN (Long Term Evolution of UMTS Terrestrial Radio Access Network) merupakan evolusi dari standar jaringan nirkabel 3GPP 3G/UMTS.
Tujuan utama LTE adalah mendukung layanan multimedia berbasis IP, termasuk VoIP dan aplikasi data berkecepatan tinggi, dengan sifat 'always-on' di sisi penguna yang berbeda dengan akses internet tetap (fixed).
Kelebihan utama LTE adalah fleksibiltas kanal pita yang dibutuhkan dan dapat dioperasikan antara 1,4 MHz dan 20 MHz. ITU-R menyatakan bahwa LTE Advanced and WiMAX Release 2.0 sebagai standard IMT Advanced/4G.
(rou/rou)