Seperti diketahui keenam nama anggota BRTI dari unsur masyarakat yang baru terpilih adalah:
1. Didik Akhmadi
2. Riant Nugroho
3. M. Ridwan Efendi
4. Sigit Puspito Wigati J
5. Nonot Harsono
6. Fetty Fajriati Miftach
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Gatot S. Dewa Broto, Kepala Humas dan Pusat Informasi Kementerian Komunikasi dan Informatika mengatakan bahwa selama ini proses seleksi anggota BRTI berlangsung transparan. Jikapun ada yang lolos atau tidak itu sejatinya merupakan proses 'seleksi alam'.
"Seperti kita tahu, sebelumnya para kandidat ini harus melalui sejumlah tahap seleksi. Mulai dari administratif, tes IQ, wawancara, dan diskusi kelompok. Hingga akhirnya ada 18 nama yang masuk babak final, termasuk 5 anggota BRTI yang eksisting (selain Heru Sutadi)," jelas Gatot kepada detikINET, Senin (30/4/2012).
Pun demikian, setelah tahap prosedural itu, babak final selanjutnya diserahkan sepenuhnya kepada Menkominfo Tifatul Sembiring. Menteri yang gemar berpantun ini memang memiliki hak prerogatif untuk memilih anggota BRTI yang baru.
"Bukan karena alasan like dan dislike, tapi menteri memang punya hak dalam seleksi tahap akhir. Namun kita tetap transparan, tapi endingnya ada di tangan menteri (Tifatul-red.)," imbuh Gatot.
"Namun kurang lebih yang terpilih karena mereka dilihat dari sisi kemampuan intelektual, pemahaman dalam bekerja sama secara tim, memiliki kapasitas dalam memecahkan masalah dan terakhir adalah dari rekam jejak serta dedikasi mereka selama ini," katanya.
Anggota BRTI periode 2012-2015 yang akan dipilih nanti seluruhnya akan berjumlah 9 orang. Perwakilan dari unsur masyarakat ada 6 orang, sementara 3 orang lainnya ditempatkan sebagai perwakilan pemerintah.
Kementerian Kominfo sendiri mengaku belum memastikan kapan anggota baru BRTI ini akan dilantik, meski kabarnya bakal dilakukan pada 2 Mei 2012. Mereka masih mencari waktu luang sekalian untuk melakukan serah terima jabatan (sertijab).
"Biasanya setelah pelantikan di pagi hari, sorenya Sertijab. Ini memang harus cepat dilakukan biar anggota BRTI yang baru ada kepastian mulai bekerja," Gatot menandaskan.
(ash/fyk)