Kategori Berita
Daerah
Layanan
Top Up & Tagihan
Detik Network
detikInet
BRTI Tak Tahu Ada CP yang Kabur

BRTI Tak Tahu Ada CP yang Kabur


- detikInet

Jakarta - Badan Regulasi Telekomunikasi Indonesia (BRTI) mengaku tak tahu jika ada petinggi content provider (CP) yang tersangkut kasus pencurian pulsa melarikan diri ke luar negeri.

"Saya sendiri baru dengar dari informasi yang disampaikan Panja," kata Ketua BRTI Syukri Batubara usai rapat dengan Panja Pencurian Pulsa Komisi I DPR RI, di Jakarta.

Dalam rapat kemarin, Panja menyesalkan lambatnya penanganan kasus pencurian pulsa SMS premium. Kelengahan ini dimanfaatkan oleh para bos CP yang tersandung kasus ini untuk kabur ke luar negeri.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Saya dengar ada tiga bos CP yang sudah kabur ke luar negeri," sesal Ketua Panja Pencurian Pulsa Tantowi Yahya, tanpa menyebutkan siapa saja nama bos CP yang kabur.

Namun ia memastikan, perusahaan itu masuk dalam daftar nama-nama CP bermasalah yang dipublikasikan BRTI.

BRTI sendiri merasa heran jika ada CP yang berani melarikan diri, karena Panja sudah meminta aparat penegak hukum mencekal dan menyadap para CP tersebut.

Nonot Harsono, salah satu anggota BRTI, juga bingung saat dikonfirmasi detikINET. "Setelah BRTI dipaksa oleh media untuk rangkap peran sebagai regulator, penyidik, dan hakim, sekarang diminta juga untuk menjadi petugas imigrasi," ujarnya.

(rou/ash)






Hide Ads