Menyoroti keunggulan di bidang keuangan Islami global, Euromoney mencatat Axis sebagai anak perusahaan Saudi Telecom Company di Indonesia, menandatangani transaksi pembiayaan senilai USD 1,2 miliar tahun lalu dengan sejumlah insitusi keuangan internasional.
Penghargaan Euromoney ini sendiri memiliki penilaian dari sisi aplikasi praktek pembiayaan Islami, mitigasi risiko terkini, efisiensi dan efektifitas serta kecepatan waktu pelaksanaan di samping memberikan sumber daya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ghassan Hasbani, Chief Executive Officer Saudi Telecom International Operations menambahkan, Axis telah mengalami kemajuan signifikan beberapa tahun ini dan menghasilkan pendapatan perusahaan lebih dari 100% tahun lalu serta memberikan kontribusi signifikan bagi kinerja group secara keseluruhan.
"Transaksi pembiayaan senilai USD 1,2 miliar ini akan memungkinkan perusahan untuk meningkatkan layanan broadband yang ditawarkan bagi pelanggan, sehingga dapat meningkatkan potensi pertumbuhan yang ada di pasar yang sangat kompetitif," imbuhnya.
Pembiayaan Axis senilai USD 1,2 miliar dianggap sebagai salah satu transaksi keuangan Islami terbesar di Asia dan salah satu transaksi pembiayaan internasional terbesar di Asia Timur selama 2011.
Pembiayaan ini dilaksanakan oleh Swedish Export Credit Agency (ECA) dan Chinese Banks. Adapun penggunaannya adalah untuk membantu mendanai ekspansi Axis di layanan mobile broadband, meningkatkan jangkauan secara nasional dan mendukung strategi pertumbuhan perusahaan untuk tiga sampai lima tahun ke depan.
"Pembiayaan Axis dinilai dari jumlah transaksi, inovasi dan kompleksitas. Transaksi ini merupakan transaksi Islami pertama di Indonesia yang memanfaatkan garansi dari agensi promosi FDI Bank dunia, MIGA. Transaksi diharapkan berlangsung untuk lebih dari tujuh tahun dan akan membantu mendanai pertumbuhan dan ekspansi perusahaan untuk lima tahun ke depan," tambah Clive Horwood, Editor Euromoney.
Sektor telekomunikasi Indonesia telah mengalami pertumbuhan yang sehat selama beberapa tahun terakhir karena meningkatnya penetrasi internet dan komunikasi seluler.
Saat ini jumlah pelanggan Axis sudah berada di angka 17 juta dan layanannya telah tersedia di lebih dari 400 kota di seluruh Indonesia hanya dalam waktu kurang dari empat tahun operasionalnya.
(ash/ash)