"Kami belum mendapatkan informasi seputar gelar perkara kasus ini dari Bareskrim," ungkap Wakil Ketua BRTI M.Budi Setiawan.
"Hal yang kami tahu, salah seorang anggota BRTI, Nonot Harsono baru hari ini ke Bareskrim dalam masalah pendalaman teknis pencurian pulsa," dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan Panja Pencurian Pulsa Komisi I DPR RI di Jakarta, Kamis (2/2/2012).
Diungkapkan olehnya, dari sisi kewajiban BRTI yang diminta oleh Panja Pencurian Pulsa telah mendapatkan respons dari operator secara positif.
Operator, kata Budi, telah memberikan jaminan masalah tidak menghilangkan data, menyiapkan cadangan ganti rugi bagi pelanggan, dan memberikan laporan rugi laba.
"Tapi baru untuk rugi laba 2009-2010 saja, yang 2011 belum karena masih belum semua diaudit," katanya.
(rou/fyk)