Seperti diberitakan sebelumnya, PT Huawei Tech Investment telah mendapatkan ribuan karyawan baru dari XL. Hal ini merupakan buntut dari perjanjian kerja sama pengelolaan jaringan telekomunikasi dari kedua perusahaan tersebut.
Bukan tanpa alasan, namun Huawei mengklaim memiliki rencana besar di balik perjanjian itu. "Ribuan karyawan XL yang sekarang di Huawei itu akan masuk ke dalam divisi baru yang khusus menangani services," kata Yunny Christine, Corporate Communication Manager Huawei Indonesia.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Industri telekomunikasi Indonesia kan sangat dinamis, jadi ke depannya divisi tersebut pasti akan lebih besar," tambah Yunny, di Penang Bistro, Rabu (18/1/2012).
Dengan bergabungnya ribuan karyawan XL tersebut, hingga saat ini total karyawan Huawei di Indonesia sudah mencapai lebih dari 3.000 orang.
Seperti diketahui, XL baru saja menunjuk Huawei sebagai partner pengelolaan jaringan telekomunikasi mereka untuk jangka waktu 7 tahun ke depan, terhitung sejak April 2012 hingga April 2019.
Di dalam kerjasama Managed Network Services jangka panjang tersebut juga akan disertai dengan pengalihan sekitar 1.200 karyawan XL menjadi karyawan Huawei.
"Karyawan yang dialihkan bagiannya field operation dan network operation. Kita serahkan ke pihak yang lebih ahli dan kompeten karena pengelolaanya kan disepakati dipindah ke Huawei mulai April 2012," jelas Manager Corporate Communication XL Henry Wijaya.
XL juga memastikan para karyawan terpenuhi hak-haknya sesuai dengan regulasi yang berlaku. Pun, XL juga menjamin, status karyawan tidak mengalami perubahan -- akan tetap berstatus pegawai tetap -- sedangkan untuk pegawai kontrak/outsource diharapkan terjadi perubahan status kepegawaian menjadi lebih baik.
Selain itu, XL menjanjikan untuk memberikan penghargaan masa kerja kepada karyawan sesuai dengan peraturan Undang-Undang Ketenagakerjaan No. 13 Tahun 2003. Dimana biaya penghargaan masa kerja ini sebagian besar di cadangan Perseroan di Q3 2011 dan akan dibayarkan pada waktunya menggunakan dana internal.
Huawei nantinya akan mengelola pengoperasian layanan jaringan bergerak 2G/3G XL termasuk Network Operations Center (NOC), Field of Operations (FOP), Network Performance Management (NPM) dan Spare Parts Management Service yang dimiliki oleh XL.
(eno/ash)