Dirut Extent Media Indonesia Yusuf Khyber Hasnoputro mengatakan, itu merupakan hak dari perusahaan dalam periode Juli-Agustus-September 2011. "Sekarang dalam diskusi dan sepertinya akan dibayar," tukas Yusuf.
Sayang, suami pedangdut Liza Nathalia itu enggan buka mulut soal berapa besaran pembayarannya yang ditahan. "Soal jumlahnya tanya saja ke Telkomsel," tukasnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Terlebih dipicu ada ramai-ramai kasus pencurian pulsa dan mengakibatkan penghentian sementara layanan SMS premium," kata Rapin.
Sebelumnya, Extent sempat melayangkan somasi ke Telkomsel karena operator tersebut enggan membayar sejumlah uang seperti yang telah tertuang pada perjanjian kerjasama kerja mereka.
Kala itu, VP Digital Music & Content Management Telkomsel Khrisnawan Pribadi menjelaskan, kebijakan mencadangkan pembagian keuntungan CP untuk untuk mengantisipasi penyelesaian kasus sedot pulsa.
"Kita mencadangkan, bukan memangkas omset yang menjadi jatah CP untuk periode September- Desember 2011. Ini berlaku untuk semua CP," ungkapnya.
Sayang, ketika coba dikonfirmasi lebih lanjut, pihak Telkomsel mendadak sulit dikontak. Ponsel GM Corporate Communication Telkomsel Ricardo Indra tidak aktif, sedangkan Dirut Telkomsel Sarwoto Atmosutarno enggan diwawancara dan langsung bergegas kala ditemui di acara Asosiasi Telepon Seluler Indonesia (ATSI) hari ini, Jumat (13/1/2012).
Polemik Extend-Telkomsel ini menarik perhatian setelah sebelumnya dari paparan BRTI kepada Panja Pencurian Pulsa disebutkan bahwa Extent tercatat sebagai satu dari 78 perusahaan CP yang tak memiliki izin dari BRTI. Namun tetap bisa menyelenggarakan layanan premium dengan shortcode 9393 bersama Telkomsel.
Belakangan, Yusuf menjelaskan bahwa ketika didirikan pada 2004, Extend awalnya adalah media agency. Kemudian pada 2010 mereka menangkap peluang di mobile advertising. Bisnis mobile advertising yang dijalankan Extent beroperasi dengan membeli slot dan inventory dari Telkomsel, setelah itu ditawarkan ke advertiser.
"Karena perkembangan bisnis, kami disuruh membuka short code oleh Telkomsel pada Januari 2011. Kami juga telah mendaftar secara online ke BRTI, saya punya screen shot kalau kami terdaftar secara online," tukasnya.
"Inilah yang harus diklarifikasi. Tadi (saat RDP) ada campur aduk antara layanan milik Extend Media dan CP lainnya dimana kebetulan saya pemiliknya (Era Cahaya Brilian). Era Cahaya Brilian menawarkan konten bola karena mendapatkan hak eksklusif dari klub sepak bola Chelsea. Kalau di Extent menawarkan slot ke advertiser. Saat slot ditawarkan, mungkin ada konten premium," Yusuf menandaskan.
(ash/rou)