Kategori Berita
Daerah
Layanan
Detik Network
detikInet
PNBP Rp 11 Triliun, BHP Frekuensi Jadi 'Sapi Perah' Kominfo

PNBP Rp 11 Triliun, BHP Frekuensi Jadi 'Sapi Perah' Kominfo


- detikInet

Jakarta - Usaha Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) untuk menggenjot Pendapatan Negara Bukan Pajak (PNBP) terbilang membuahkan hasil. Hingga akhir tahun 2011, kementerian yang dipimpin oleh Tifatul Sembiring itu tercatat meraup PNBP lebih dari Rp 11 trilun atau tepatnya adalah Rp 11.028.789.934.682.

Jumlah itu berada di atas dari target PNBP yang ditetapkan sebelumnya untuk tahun 2011, yang berada di angka Rp 10.700.625.933.806.

Sumber cash cow alias 'sapi perah' Kominfo berasal dari Ditjen Sumber Daya dan Perangkat Pos dan Informatika (SDPPI) yang menyumbang lebih dari Rp 8,8 triliun PNBP bagi kementerian per 23 Desember 2011.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dimana pos utama berasal dari BHP frekuensi dengan pencapaian Rp 8,7 triliun, melebihi dari target yang dicanangkan yakni Rp 8,4 triliun.

Sementara Ditjen Penyelenggaraan Pos dan Informatika (PPI) 'cuma' berkontribusi sebesar Rp 2,2 triliun pada perhitungan per 14 Desember 2011. Jumlah ini merangkak tipis dari target awal tahun yang mencapai Rp 2,1 triliun.

Adapun penyumbang terbesar dari Ditjen PPI berasal dari KPPU/USO dan jasa perbankan sebesar Rp 1,6 triliun. Berada di posisi kedua adalah BHP telekomunikasi dengan Rp 598 miliar.

Jumlah PNBP Kominfo 2011 yang telah menembus angka Rp 11 triliun itu secara kasat mata memang besar. Namun jika dibandingkan dengan tahun sebelumnya, jumlah ini sejatinya tak berbeda jauh. Bahkan bisa dibilang lebih kecil.

Berdasarkan laporan per 20 November 2010, PNBP Kominfo yang terealisasi mencapai Rp 11.131.183.678.031. Jumlah ini melebihi target 2010 yang telah dipatok sebelumnya, yang ditargetkan di angka Rp 10.266.118.040.050.

"Jumlah itu belum sampai akhir tahun, namun kita memprediksi bisa mencapai Rp 12 triliun sampai akhir 2010 nanti," tukas Menkominfo Tifatul Sembiring, kala itu.
(ash/fyk)





Hide Ads